Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Jembatan Gantung Majai Telan Anggaran Rp 10,7 M, Ditarget Rampung Akhir Januari

izak-Indra Zakaria • Sabtu, 13 Januari 2024 - 11:13 WIB
DAMPAK EKONOMI : Jembatan gantung yang berlokasi di Gang Majai ini dibangun untuk menghubungkan akses wilayah di Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan.
DAMPAK EKONOMI : Jembatan gantung yang berlokasi di Gang Majai ini dibangun untuk menghubungkan akses wilayah di Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan.

SANGATTA – Pembangunan jembatan gantung Majai yang menghubungkan Kecamatan Sangatta Utara dengan Sangatta Selatan senilai Rp 10,7 miliar terus dikebut. Diperkirakan  selesai akhir Januari nanti.

“Ini merupakan aspirasi saya dalam agenda reses, kita ingin ini agar cepat selesai,” ungkap anggota Komisi V DPR RI Fraksi Demokrat, Irwan Fecho.

Lanjutnya, proyek jembatan tersebut bersumber dari APBN, dimana sangat membantu masyarakat Sangatta Utara dan Sangatta Selatan,  baik dari segi sosial, ekonomi, pendidikan, sampai memudahkan saluran hasil pertanian masyarakat setempat. “Tadi kami sudah cek dan tinggal pemasangan bentangan. Kita ingin jembatan ini segera selesai,” harapnya.

Selain itu, kehadiran jembatan tersebut juga dapat memunculkan akses ekonomi baru seperti potensi wisata hingga usaha mikro kecil menengah (UMKM). “Ini kan lokasi di Gang Majai, Singa Geweh, dimana jembatan ini benar-benar multiplier effect dengan adanya jembatan gantung disini,” bebernya.

Tak hanya itu, ia juga melakukan peninjauan pembuatan tanggul jembatan Kampung Kajang yang terletak di Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, dengan menelan anggaran APBN sebesar Rp 10 miliar.

“Nantinya juga akan dilakukan penguatan tebing sungai di sekitar jembatan, tujuannya untuk menghindari longsor hingga gerusan sungai,” imbuhnya.

Sementara, Ketua RT 56 Sangatta Utara Suhairi mengungkapkan, dengan adanya pembangunan tanggul dan drainase tersebut pihaknya sangat merasa bersyukur dan senang. Namun harapan ke depan, pembangunan tersebut tak hanya dilakukan di satu wilayah, tetapi bisa juga dilakukan di tempat yang terdampak banjir.

"Selain untuk penanganan banjir, saya juga berharap ke depannya untuk pembangunan pariwisata, agar masyarakat dapat menunjang perekonimian keluarganya," harapnya. (*/kai/ind)

Editor : izak-Indra Zakaria