Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Sigapnya SAR Gabungan, Mulai Pencarian hingga Evakuasi Lansia yang Terjun ke SKM Berkali-kali Berusaha Akhiri Hidup

Dwi Restu Amrullah • 2024-03-02 08:58:37

DITEMUKAN: Proses pencarian korban yang hilang di SKM.
DITEMUKAN: Proses pencarian korban yang hilang di SKM.


Jalan Pangeran Suriansyah, Kelurahan Karang Mumus, Kecamatan Samarinda Kota, tiba-tiba padat Kamis (29/2). Sejumlah tim penyelamat bersama unsur relawan dan petugas kepolisian berada di kawasan tersebut. Laporan dugaan seorang perempuan melompat ke Sungai Karang Mumus (SKM) membuat tim penyelamat dikerahkan.

 

MOTORNYA terparkir rapi di tepi jalan. Sepasang sandal ditemukan di dekat motor. Warga sudah mengira bahwa itu adalah milik perempuan tua berinisial El, warga Jalan Pulau Sulawesi, Kecamatan Samarinda Kota, yang dilaporkan sudah pergi meninggalkan rumah sejak pukul 07.00 Wita.

Itu juga dikuatkan dengan rekaman closed circuit television (CCTV) yang sempat merekam aktivitas perempuan berusia lanjut tersebut di tepi SKM.

Kejadian itu menginformasikan hampir di seluruh grup WhatsApp info kejadian Samarinda. Tim Search and Rescue (SAR) dari berbagai unsur langsung menuju titik kejadian. Para petugas melakukan olah tempat kejadian perkara. Mensterilisasi tempat agar tak banyak masyarakat yang sekadar menonton proses penyelamatan. “Jadi kabar yang kami dapat dari WA itu ada ibu-ibu tenggelam di SKM. Katanya melompat,” ujar Hendri, salah satu tim penyelamat yang melakukan proses pencarian.

Menurut penjelasan keluarga, sambung dia, korban memang beberapa kali hendak mengakhiri hidup lebih cepat. Namun, selalu berhasil digagalkan. Cerita dari keluarga pula bahwa korban memiliki riwayat depresi. “Itu berdasarkan cerita keluarga, sudah pergi pagi-pagi,” sambungnya.

        Sekitar pukul 11.00 Wita, Unit Siaga SAR Samarinda tiba di lokasi tempat korban melompat ke sungai. Tim langsung menelusuri titik-titik yang jadi kemungkinan posisi perempuan tersebut berada.

Danru Unit Siaga SAR Samarinda Hendra menjelaskan, pencarian menggunakan perahu karet dan menurunkan tim penyelam untuk mencari di dasar sungai. "Kondisi di dasar sungai dalamnya sekitar 7 meter, dan cenderung turun ke tengah. Lumpurnya dalam, setinggi lutut orang dewasa. Arusnya cukup deras," beber Hendra setelah menerima laporan tim penyelam.

Setelah hampir tiga jam pencarian, tubuh korban mengambang di tengah SKM pukul 13.45 Wita. Kadir, warga sekitar yang melihat tubuh korban mengambang segera melompat, berenang ke tengah untuk menarik tubuh lansia tersebut ke tepi sungai. "Begitu saya lihat langsung refleks terjun ke sungai buat narik tubuhnya. Sudah kaku dan kondisinya meninggal," ujar Kadir.

Isak tangis keluarga pecah ketika jasad korban dibawa ke tepi SKM. Setelah diidentifikasi kepolisian, jasadnya langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat sebelum dimakamkan pihak keluarga. Namun, pihak keluarga meminta untuk tidak ada yang mengabadikan gambar baik foto atau video. (dra2/k8)

Editor : Indra Zakaria
#samarinda