SAMARINDA–Puskesmas Sempaja yang dibangun sejak 2023 lalu, akhirnya rampung dan sudah difungsikan.
Terhitung Senin (19/2) lalu, bangunan yang menelan biaya pembangunan Rp 14,3 miliar bersumber anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2023 itu telah difungsikan. Berdiri di lahan seluas 823 meter persegi di Jalan Wahid Hasyim II (sebelum simpang tiga Ring Road Jalan HM Ardans). Namun, kemarin (4/3), diresmikan Wali Kota Samarinda Andi Harun bersama jajarannya.
Andi Harun mengatakan, peresmian itu salah satu prioritas. Bangunan tersebut sudah pindah dua kali. Pertama di sekitar Gelora Kadrie Oening. Karena di sana sering banjir, akhirnya dipindahkan. “Kami pernah tinjau, ternyata aset lahannya milik pemprov. Pemkot memilih pindah sementara, menyewa di ruko. Karena ukurannya kecil, sambil membebaskan lahan di lokasi lain, kemudian membangun di lokasi baru pada 2023 lalu,” ucapnya.
Puskesmas Sempaja memiliki fasilitas yang cukup lengkap. Mengikuti standar Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Diberikan akses lift. Tekad pemkot, puskesmas sebagai pelayanan kesehatan dasar harus ada prototipe bangunan yang aman dan nyaman. “Termasuk mentransformasi administrasi pelayanan ke arah digital,” tegasnya.
Baca Juga: Cegah Perundungan di Kalangan Pelajar, Binkamsa Polresta Samarinda Gelar Sosialisasi
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Samarinda dr Ismid Kusasih mengatakan, bangunan Puskesmas Sempaja termasuk yang paling memenuhi standar. Terkait digitalisasi juga sudah berlaku pelayanan, yang merupakan salah satu dari enam pilar transformasi kesehatan dari Kementerian Kesehatan. “Misalnya paperless, rekam medis, masing-masing ruangan dilengkapi komputer untuk menampilkan data rekam medis,” ucapnya.
Tahun ini, lanjut Ismid, pihaknya akan mengusulkan peningkatan daya listrik. Pasalnya, daya yang ada saat ini kurang, sehingga lift yang ada belum bisa dimaksimalkan. Termasuk sebagaimana arahan wali kota untuk mengadakan mesin generator set (genset). “Kami akan usulkan ke pemkot,” sebutnya.
Saat ini dunia kesehatan di Kota Tepian menuju satu data, melalui Satu Sehat. Berlaku di fasilitas kesehatan primer seperti puskesmas dan rujukan seperti rumah sakit. “Kami juga membangun beberapa puskesmas lain seperti Puskesmas Harapan Baru, Mangkupalas, dan Sungai Kapih,” jelasnya.
Sebagaimana diketahui, saat ini pasien juga bisa mendaftar melalui aplikasi JKN mobile untuk memiliki lokasi faskes yang dituju, nantinya terkoneksi dengan aplikasi e-puskesmas di puskesmas yang sudah menerapkan sistem tersebut, salah satunya Puskesmas Sempaja. Pasien yang sudah mendaftar bisa langsung datang, dan menunggu panggilan tanpa harus mengantre untuk pendaftaran.
Sementara itu, Lurah Sempaja Selatan Deddy Wahyudi turut senang dengan adanya bangunan baru Puskesmas Sempaja tersebut. Mengingat bangunan lama sering terkena banjir, sehingga pelayanan kurang maksimal. Puskesmas itu melayani warga di Kelurahan Sempaja Selatan dan Sempaja Barat. “Kami akan menyampaikan kabar beroperasinya bangunan puskesmas baru itu kepada warga kami,” singkatnya. (dra/k8)
DENNY SAPUTRA
@dennysaputra46
Editor : Indra Zakaria