Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Ramadan Fest di Kukar Perlu Evaluasi, Ini Saran dari Bupati

Muhhammad Rifqi Hidayatullah • 2024-03-26 09:10:48

ANTUSIAS: Suasana Ramadan Fest usai dibuka Bupati Edi Damansyah.
ANTUSIAS: Suasana Ramadan Fest usai dibuka Bupati Edi Damansyah.
 

 

TENGGARONG – Bupati Kukar Edi Damansyah membuka Ramadan Fest, sekaligus melepas lomba Begera’an Sahur 1445 Hijriah di halaman Masjid Agung Sultan Adji Muhammad Sulaiman, Tenggarong, Minggu (24/3) malam. Kegiatan itu ditandai dengan pemukulan beduk dan penyalaan kembang api oleh bupati bersama unsur FKPD.

Kegiatan diawali tari jepen yang dibawakan muda-mudi, pemasangan serban oleh Ketua Panitia dan Badan Pelaksana Masjid Agung, Bisyron kepada bupati dan FKPD dan pembacaan tarsul.

Edi mengatakan kepada pelaksana dan panitia masjid agung agar kegiatan ini nantinya dilakukan evaluasi. Evaluasi yang dimaksud adalah bagaimana kegiatan ini mempunyai daya tarik bagi semua kalangan.

Di antaranya, menyediakan ruang dan waktu bagi aktivitas-aktivitas yang bernuansa Islami yang dilaksanakan masyarakat dan komunitas-komunitas lainnya.

“Misalkan, di Kukar sangat ramai pada emak-emak kelompok habsyi hampir di seluruh kecamatan, kelurahan/desa ada kelompok-kelompok habsyan,” ujarnya.

Menurutnya, mesti dipikirkan konsep dari sisi lombanya. Bukan lombanya yang didorong tetapi bagaimana memberikan motivasi, sehingga mereka rutin dan terus meningkatkan semangat latihan dan semangat kerja bersama.

Jadi di pikiran mereka (emak-emak) selalu terpatri, nanti tahun depan masjid agung pasti melaksanakan festival Ramadan, salah satu lombanya adalah habsyi. “Saya berharap, pemikiran-pemikiran seperti ini bisa dipahami dan dicermati oleh Badan Pelaksana dan Panitia Masjid Agung untuk pelaksanaan festival Ramadan berikutnya,” harap Bupati Edi.

Untuk diketahui, dari 13 grup yang mengikuti lomba Begera’an Sahur, 13 regu berasal dari Samarinda dan Paser. Yakni Kopasus Begendangan (Loa Duri Ilir), Al Bar (Loa Janan), Teratai Krucil (Tenggarong), Raja Nusa (Tenggarong), Al Husni (Samarinda), Masjid Besar Mutmainnah (Tenggarong).

Kemudian, Wali Songo (Tenggarong Seberang), Al Fattaah (Tenggarong), HSR 49 Percussion (Paser), Bigbro (Tenggarong), Three Al Zafaga (Tenggarong), Ashabul Kaffi (Samarinda), dan Nura Raya (Tenggarong). (qi/kri/k16)

Editor : Indra Zakaria