BALIKPAPAN- Sebuah video di media sosial TikTok yang mengklaim bahwa gas sulfur dioksida (SO2) dari Gunung Ruang di Sulawesi Utara telah menyebar hingga ke Kalimantan Timur (Kaltim) telah membuat heboh masyarakat.
Video tersebut juga menyebutkan dampak paparan SO2 yang dapat menyebabkan iritasi pada sistem pernapasan.
Menanggapi hal tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Balikpapan menyatakan bahwa hingga saat ini, mereka belum menerbitkan rilis resmi terkait informasi sebaran SO2 di Kaltim sebagai dampak erupsi Gunung Ruang.
Menurut Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Balikpapan, Diyan Novrida, gambar yang diunggah dalam video tersebut merupakan gambar dari pemodelan prediksi sebaran SO2, bukan hasil dari pengamatan langsung. "Mohon ditunggu jika ada press rilis dari BMKG," kata Diyan.
Diyan menambahkan bahwa hingga saat ini, BMKG belum memiliki alat untuk mendeteksi paparan SO2 maupun abu vulkanik akibat erupsi Gunung Ruang di Kaltim.
Terkait perubahan cuaca seperti hujan deras di beberapa daerah, Diyan menjelaskan bahwa hal tersebut bukan merupakan dampak dari erupsi Gunung Ruang. "Tidak ada, cuaca saat ini masih dalam kondisi normal," ujarnya.
Diyan juga menyampaikan bahwa penerbangan di Kaltim masih berjalan normal, kecuali untuk rute tujuan Manado, Sulawesi Utara.
"Untuk rute selain Manado dari Kaltim masih normal," imbuhnya.
Lebih lanjut, Diyan menjelaskan bahwa hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir merupakan dampak dari peralihan musim dari musim penghujan ke musim kemarau. "Saat ini sudah masuk musim peralihan. Untuk Balikpapan sendiri kami perkirakan kemarau mulai akan terjadi sekitar akhir Juni hingga awal Juli mendatang," pungkasnya.
Sebelumnya, BPBD Kabupaten Paser bahkan mengimbau warga untuk menggunakan masker saat berada di luar rumah.
Imbauan ini dikeluarkan sebagai langkah antisipasi meluasnya penyebaran abu vulkanis letusan Gunung Ruang.
Kesimpulan:
* BMKG belum menerbitkan rilis resmi terkait sebaran SO2 di Kaltim akibat erupsi Gunung Ruang.
* Gambar dalam video TikTok merupakan pemodelan prediksi, bukan hasil pengamatan langsung.
* BMKG belum memiliki alat untuk mendeteksi SO2 dan abu vulkanik di Kaltim.
* Perubahan cuaca di Kaltim bukan dampak erupsi Gunung Ruang, melainkan peralihan musim.
* Penerbangan di Kaltim masih normal, kecuali rute tujuan Manado.