Prokal.co - BALIKPAPAN-100 peserta ambil bagian pada Pelatihan Juru Sembelih Halal bersama Juru Sembelih Halal Nahdlatul Ulama (JUSHNU) Di Graha NU, Jalan Soekarno-Hatta, KM 4, Kota Balikpapan, Sabtu (1/6/2024).
Ketua Panitia sekaligus Ketua JUSHNU Balikpapan Ahmad Kusyanto mengatakan, peserta pelatihan tak hanya berasal dari Balikpapan, melainkan dari PPU dan Kukar.
Selain diikuti oleh juru sembelih, pelatihan ini juga diikuti oleh pengurus masjid maupun rumah pemotongan unggas (RPU) yang tersebar di Balikpapan.
“Total peserta ada 100. Sebenarnya peminatnya sampai 500-an, tapi karena keterbatasan tempat maka peserta juga kami batasi,” ungkap dia.
Pelatihan ini, kata Ahmad penting agar juru sembelih memahami tata cara penyembelihan yang halal dan ihsan (baik). Ahmad juga masih menemui praktek penyembilan yang tidak syari di lapangan.
“Jadi kami ingin agar pelatihan ini menjadi bekal agar juru sembelih memahami tata cara praktek penyembelihan yang halal, ihsan dan higienis,” ungkapnya.
Higienitas atau kebersihan daging sembelihan, kata Ahmad juga mesti menjadi perhatian utama. Jangan sampai daging yang beredar itu terkena najis maupun kotoran.
Selain mendapatkan materi di kelas, peserta juga akan menjalankan praktek penyembelihan, mulai teknik mengasah, menyembelih hingga menyajikan daging sembelihan dengan higienis.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Balikpapan Masrivani mengapresiasi pelatihan penyembelihan yang dilakukan oleh JUSHNU.
“Tentu kami mengapresiasi program pelatihan penyembelihan oleh JUSHNU. Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme juru sembelih,” katanya.
Dirinya juga berharap, pelatihan ini juga semakin meningkatkan jumlah penyembelih yang memang punya skil dan sertifikat serta mendukung Gerakan Halal yang digagas oleh Menteri Agama.
“Jadi kalau nanti menghadapi Hari Raya Idul Adha, kita tidak kerepotan mendapatkan juru sembelih yang profesional,” ungkap dia.
Editor : Wawan