Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Tragedi di Teluk Balikpapan..! KMP Muchlisa Tenggelam, Wabup PPU Tinjau Langsung Lokasi

Wawan • Selasa, 6 Mei 2025 - 20:17 WIB

Photo
Photo

Penajam Paser Utara – Suasana duka menyelimuti jalur penyeberangan Balikpapan–Penajam setelah kapal feri KMP Muchlisa mengalami insiden tenggelam pada Senin sore, 5 Mei 2025. Di tengah kabar yang cepat menyebar di media sosial, Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Waris Muin, langsung turun ke lokasi untuk meninjau dan memberikan dukungan moral kepada keluarga korban.

Insiden ini terjadi saat KMP Muchlisa hendak bersandar di Pelabuhan Penajam. Namun, gangguan teknis menyebabkan kapal kehilangan kendali. Berdasarkan laporan dari Basarnas Balikpapan, salah satu as propeller kapal patah, membuat mesin kiri tidak bisa bergerak. Akibatnya, kapal mengalami kebocoran dan perlahan-lahan tenggelam.

Tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan pihak pelabuhan segera dikerahkan untuk melakukan evakuasi. Sejumlah penumpang berhasil diselamatkan, namun hingga berita ini diturunkan, dua orang—satu penumpang dan satu kapten kapal—masih belum ditemukan dan dinyatakan hilang dalam pencarian.

“Ini bukan sekadar kejadian teknis. Ini tragedi kemanusiaan. Kami sangat prihatin, dan kami minta semua pihak untuk mengerahkan seluruh sumber daya dalam proses pencarian,” ujar Wakil Bupati Abdul Waris Muin, saat memberikan keterangan di lokasi.

Kepala Kantor Basarnas Balikpapan, Dody Setiawan, menjelaskan bahwa begitu menerima laporan, timnya segera berkoordinasi dan bergerak cepat menuju lokasi menggunakan RBB (Rigid Buoyancy Boat) dan kapal KN SAR Wisanggeni 236.

“Kapal berangkat sekitar pukul 14.00 WITA dari Pelabuhan Karingau, dan diperkirakan tiba satu jam kemudian di Penajam. Namun saat hendak bermanuver, kapal mengalami gangguan sistem penggerak hingga akhirnya tenggelam,” jelas Dody.

Untuk menanggulangi dampak lanjutan, Pemerintah Kabupaten PPU telah mendirikan posko darurat di area Pelabuhan Penajam. Di sana, tim relawan dan tenaga kesehatan disiagakan untuk mendampingi keluarga penumpang, memberikan informasi terbaru, dan memastikan bantuan psikologis serta logistik tersedia.

Wabup Waris juga menyampaikan bahwa insiden ini menjadi alarm keras untuk mengevaluasi standar operasional armada penyeberangan yang melayani rute vital antarwilayah.

“Keamanan warga adalah tanggung jawab kami. Evaluasi menyeluruh akan segera dilakukan agar tragedi seperti ini tidak terulang,” tegasnya.

Proses pencarian terus dilakukan hingga malam hari dengan harapan dua korban yang hilang dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. Seluruh pihak diminta bersabar dan tetap mengikuti informasi resmi dari tim evakuasi. (bs/adv)

Editor : Wawan
#ADV PEMKAB PPU #pemkab ppu