Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

6 Jamaah Haji Asal Samarinda Meninggal di Tanah Suci, Yenni Berharap Jadi Refleksi Memperbaiki Kualitas Pelayanan

Indra Zakaria • Senin, 23 Juni 2025 - 09:30 WIB
Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Yenni Eviliana. (Istimewa)
Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Yenni Eviliana. (Istimewa)

SAMARINDA- Tangis dan tawa mengalir bersamaan di Aula Jabal Rahmah, Asrama Haji Embarkasi Balikpapan, saat ratusan jemaah haji kloter kedua asal Kalimantan Timur (Kaltim) tiba kembali di tanah air, Rabu (18/6/2025). Suasana haru bercampur syukur menyelimuti para keluarga yang menjemput, disambut hangat oleh para pemimpin daerah.

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Yenni Eviliana, menjadi salah satu tokoh yang hadir langsung dalam prosesi penyambutan tersebut. Dalam balutan senyum tulus, Yenni menyampaikan bahwa kepulangan para jemaah ini bukan hanya tentang perjalanan fisik, melainkan juga kemenangan spiritual.

“Semua wajah terlihat bahagia dan sehat. Meski kita kehilangan enam saudara dari Samarinda, kami percaya mereka pulang dalam keadaan husnul khatimah. Hari ini kita merasakan bahagia yang penuh keikhlasan,” ucap Yenni dengan suara lembut.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Kaltim, Abdul Khaliq, sebelumnya menyampaikan bahwa enam jemaah asal Samarinda wafat di tanah suci. Meskipun duka menyelimuti, suasana penuh rasa syukur tetap terasa kuat di tengah-tengah keluarga yang menanti.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur H Seno Aji juga hadir bersama jajaran pejabat lainnya seperti Asisten I Setprov M Syirajudin, Forkopimda, tokoh agama, serta pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Kaltim.

Yenni Eviliana berharap momen ini menjadi refleksi bersama untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan ibadah haji ke depan. “Mari kita jadikan tahun ini sebagai bahan evaluasi untuk memberikan layanan terbaik bagi para tamu Allah di masa mendatang,” ujar legislator Fraksi PKB dari daerah pemilihan PPU dan Paser ini.

Kepulangan para jemaah haji selalu menjadi momen yang menghangatkan hati, menguatkan tali kebersamaan, dan menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam semangat keimanan dan persaudaraan.(adv/dprd/i)

 

Editor : Indra Zakaria