Kalimantan Timur, yang merupakan bagian dari Pulau Borneo, adalah tempat bagi banyak hewan endemik yang tidak bisa ditemukan di bagian lain dunia. Di bawah ini adalah lima hewan unik yang hanya ada di pulau ini, dengan penjelasan mengenai sifat, tempat tinggal, dan status perlindungannya.
1. Bekantan (Nasalis larvatus)
Monyet yang dikenal sebagai bekantan, atau monyet Belanda, adalah spesies primata yang memiliki ciri-ciri hidung yang panjang dan besar, serta bulu berwarna coklat kemerahan. Hewan ini tinggal di hutan bakau, area rawa, dan di sepanjang sungai di Kalimantan. Masyarakat setempat menyebut bekantan sebagai simbol dari Borneo. Namun, statusnya dalam konservasi termasuk terancam karena kehilangan habitat akibat penebangan hutan dan perburuan ilegal. Saat ini, jumlah bekantan di alam liar semakin berkurang dan dilindungi dengan ketat.
2. Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus)
Orangutan Kalimantan adalah salah satu dari tiga jenis orangutan di dunia dan satu-satunya yang terbatas terdapat di Pulau Borneo. Primata ini dikenal karena memiliki lengan yang panjang, tubuh yang besar, serta rambut berwarna merah kecoklatan. Mereka tinggal di kanopi hutan hujan tropis dan penting dalam penyebaran biji-bijian dari berbagai pohon. Terdapat tiga subspesies orangutan Kalimantan yang hanya dapat ditemukan di beberapa area hutan lebat di Borneo, termasuk Kalimantan Timur. Hewan ini menghadapi banyak ancaman dari pembukaan lahan dan perdagangan satwa liar.
3. Gajah Kalimantan (Elephas maximus borneensis)
Gajah Kalimantan, atau gajah Borneo, adalah subspesies dari gajah Asia yang memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan dengan gajah Asia biasa, sehingga sering disebut sebagai gajah pigmi. Gajah ini hanya bisa ditemukan di Kalimantan Utara, Sabah, dan bagian dari Kalimantan Timur. Penelitian genetika menunjukkan bahwa mereka adalah penduduk asli Borneo yang telah terpisah selama ribuan tahun. Populasi mereka sangat sedikit dan terancam punah akibat pengurangan habitat dan perburuan.
4. Macan Dahan Kalimantan (Neofelis diardi borneensis)
Macan dahan Kalimantan adalah salah satu dari dua subspesies macan dahan di dunia yang hanya dapat ditemukan di Borneo. Kucing besar ini terkenal dengan pola tutulnya yang menyerupai awan dan kemampuannya yang luar biasa dalam memanjat pohon. Biasanya, mereka tinggal di hutan lebat dan sulit ditemukan karena sifatnya yang soliter dan sangat waspada. Macan dahan memegang peranan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem sebagai predator utama di hutan Kalimantan, tetapi populasinya terus menurun akibat deforestasi.
5. Burung Enggang Kalimantan (Buceros rhinoceros borneoensis)
Burung enggang Kalimantan, atau sering disebut rangkong, memiliki paruh besar dengan "helm" di atasnya. Hewan ini sangat penting dalam budaya Dayak. Enggang menghuni hutan primer dan sekunder di Kalimantan Timur serta berperan dalam penyebaran biji dan menjaga regenerasi hutan. Mereka juga terancam akibat penghancuran habitat, perburuan untuk tradisi, dan perdagangan.
Kelima hewan unik ini mencerminkan kekayaan alam Kalimantan yang sangat berharga. Melindungi mereka adalah tanggung jawab kita untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan warisan budaya untuk generasi yang akan datang.
Oleh karena itu, kesadaran dan partisipasi dari semua orang sangat diperlukan untuk memastikan bahwa kelima hewan khas Kalimantan ini dapat terus bertahan hidup dan berkembang, menjadi kebanggaan bukan hanya untuk Borneo, tetapi juga untuk seluruh dunia.(Fitri Novita Sari)