SAMARINDA- Janji mengejar sekelompok pekerja tambang sadis yang sengaja menguliti lalu memutilasi seekor anjing dalam keadaan hidup-hidup dibuktikan Christian Joshua Pale, aktivis hewan asal Bogor, Jawa Barat (Jabar).
Bahkan hingga Minggu (24/8/2025), Christian diketahui masih berada di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) untuk menanti pekerja tambang, yang telah dengan sengaja bertindak sadis terhadap hewan yang kemudian disiarkan secara live di media sosial (Medsos) Facebook.
"Saya masih berada di hotel (Kubar, Red) menunggu para pelaku diamankan," kata Christian, melalui sambungan pesan WhatsApp, Minggu (24/8/2025).
Pemilik nama asli Kristian Adi Wibowo itu menerangkan, setelah dari Kota Samarinda dirinya harus menempuh perjalanan 8 jam hingga 9 jam untuk sampai di Kubar. Dan lebih dari 5 jam untuk bisa sampai ke lokasi tambang tempat para pelaku bekerja.
"Laporan saya di Polres Kubar langsung diterima. Bahkan dari Inafis dan Buser (Satuan Reskrim) Polres Kubar langsung bergerak menuju ke TKP. Dan yang lebih membuat saya respek tim dari Intel Polres Kubar juga ikut terlibat," jelasnya. Pria kelahiran Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) tahun 1979 itu mengungkapkan setiap kegiatan "perburuan" para jagal sadis anjing yang ditargetnya untuk ditangkap dan dihukum itu diunggahnya melalui akun resmi @animals_hopeshelterindonesia di Instagram.
"Di situ (saluran Instagram) semua bisa melihat langsung setiap usaha yang saya lakukan. Tidak ada yang ditutupi semua terbuka," ucapnya.
Disinggung mengenai progres atas laporannya itu. Christian hanya mengirimkan tiga poin isi pesan dari salah seorang penyidik di Polres Kubar terkait dengan pelaporannya tersebut, yang di antaranya yakni komitmen Polres Kubar untuk ikut membongkar kasus kekerasan terhadap hewan tersebut. (oke/rin)