TARAKAN–Badan Layanan Umum (BLU) Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Juwata Tarakan memastikan, kegiatan lancar hingga ditutupnya Posko Pengendalian Transportasi Udara Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, Rabu (3/1).
"Semuanya lancar tanpa ada kegiatan-kegiatan yang kurang baik. Tidak ada hambatan," ujar Kepala Posko Pengendalian Transportasi Udara Natal dan Tahun Baru BLU Kantor UPBU Juwata Tarakan Dodi Dharma Cahyadi. Ia mengakui, lonjakan jumlah penumpang tidak terlalu signifikan dibanding 2022. Pertumbuhan penumpang sekitar 1,31 persen untuk penumpang yang tiba dan lonjakan 5,72 persen untuk penumpang yang berangkat dari Bandara Internasional Juwata Tarakan.
"Pertumbuhan yang besar kargonya, yaitu kurang lebih 4,78 persen. Sedangkan untuk data lintasan tertinggi berdasarkan data di posko, untuk datang dan berangkat pergerakan pesawat yang terendah pada 21 Desember 2023 sedangkan yang paling tinggi pada 20 Desember 2023," sebutnya.
Lonjakan penumpang tiba tertinggi ada 1.110 penumpang terjadi pada 20 Desember 2023. Adapun lonjakan 1.145 penumpang berangkat pada 23 Desember 2023. "Data tertinggi untuk kargo yang datang pada 30 Desember 2023, yakni 25,863 kilogram (kg) dan terendah untuk kargo datang pada 29 Desember 2023, yakni 4.097 kg," ungkapnya.
Data lalu lintas tertinggi untuk pesawat yang datang maupun berangkat masing-masing sejumlah 18 pergerakan, terjadi pada 20 Desember 2023 untuk pesawat datang dan 21 Desember 2023 untuk pesawat yang berangkat. Sementara data lalu lintas terendah untuk pesawat yang datang sejumlah 5 pergerakan dan pesawat yang berangkat ada 5 pergerakan yang bersamaan terjadi pada 31 Desember 2023.
Meski terjadi lonjakan, pihaknya terus melakukan evaluasi terkait pelayanan. Evaluasi juga dikeluhkan tim Otoritas Bandar Udara Wilayah VII Balikpapan dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada 27 Desember 2023. (dra/k16)
Editor : izak-Indra Zakaria