TANJUNG SELOR - Tahun ini Kalimantan Utara (Kaltara) mendapatkan anggaran besar untuk memperbaiki dan meningkatkan infrastruktur di hampir seluruh daerahnya. Beberapa di antaranya adalah Bulungan, Nunukan, dan Tarakan.
Ini tentu saja menjadi kabar baik bagi masyarakat Kaltara yang selama ini mengharapkan infrastruktur yang lebih memadai.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-Perkim) Provinsi Kaltara, Helmi menjelaskan bahwa pembangunan jalan ada yang merupakan kelanjutan dari tahun lalu, ada juga yang baru direncanakan tahun 2023 dan akan dimulai 2024.
"Salah satu proyek infrastruktur yang sedang berjalan adalah pembangunan Sajau Binai jalan penghubung yang masih dalam proses," kata dia, Jumat (16/2).
Meski jalan penghubung ini sudah bisa dilewati, perkerasan akan dikerjakan tahun ini dan baru akan ditambah agregat. "Selain itu, jalan penghubung dari Tanjung Selor ke Sajau akan kami kerjakan," tambahnya.
Selain itu, di kawasan Tanah Kuning Mangkupadi, ada dana alokasi khusus (DAK) yang digunakan untuk pengaspalan sepanjang 3 kilometer. "Itu adalah beberapa paket di Bulungan. Kemudian di Nunukan juga ada jalan lingkar, termasuk jalan lingkar Krayan yang menjadi kewenangan Provinsi Kaltara," ujarnya.
Di Tarakan, tahun ini juga ada beberapa proyek. Misalnya, Jalan Aki Pingka akan diaspal dan kawasan Gunung Selatan akan dilakukan pemeliharaan jalan. "Lalu, ada pembangunan Jalan Amal Binalatung, kemudian Juata Binalatung termasuk ada pembangunan jembatan di sana," terangnya.
Menurut data yang disampaikan mantan kepala Bappeda Litbang Kaltara ini, anggaran total yang dimiliki Dinas PUPR-Perkim Kaltara mencapai Rp 500 miliar dan sekitar Rp 400 miliar dialokasikan untuk pembangunan fisik.
"Jadi, prioritas utama dari anggaran yang dimiliki Dinas PUPR-Perkim Kaltara adalah perbaikan dan pembangunan infrastruktur," pungkas. (fai/ind/k16)
Editor : Indra Zakaria