Arus Balik di Bandara Internasional Juwata Tarakan, Kenaikan Penumpang Mencapai 64,21 Persen
Radar Tarakan• 2024-04-17 15:15:00
ARUS BALIK: Jumlah penumpang arus balik di Bandara Internasional Juwata Tarakan mengalami kenaikan signifikan. FOTO: ELIAZAR/RADAR TARAKAN
Jumlah penumpang yang melalui arus balik pada momen arus balik Lebaran 2024 di Bandara Internasional Juwata Tarakan mengalami peningkatan yang signifikan. Hingga H+4 Lebaran, terdapat kenaikan jumlah penumpang hingga 64,21 persen apabila dibandingkan dengan tahun lalu.
Berdasarkan Posko Angkutan Lebaran 2024 Bandara Juwata Tarakan, jumlah penumpang yang tiba pada 13 April lalu sebanyak 923. Kemudian pada tanggal 14 April mengalami kenaikan hingga 1.225 penumpang yang tiba. Ketua Posko Angkutan Udara Lebaran Bandar Udara Juwata Tarakan, Fahruddin Rahmat mengatakan, untuk puncak arus balik diprediksi terjadi pada 14 dan 15 April (kemarin). “Karena hari Selasa nanti itu sudah hari masuk kerja,” katanya.
Meski ada peningkatan jumlah penumpang, namun dipastikan masyarakat yang akan melaksanakan arus balik akan terlayani. Lantaran saat ini terdapat extra flight dari Lion Group. Untuk kemarin, terdapat 2 ekstra filght yang disiapkan untuk melayani arus balik.
“Berdasarkan data yang ada, kenaikan naik begitu signifikan. Kami melakukan monitoring kami pantau dan disajikan dalam bentuk grafik mulai dari H-7 sampai H+7 kita komparasi data dengan tahun lalu,” bebernya.
Ia menambahkan, untuk puncak arus mudik terjadi pada H-3 Lebaran. Saat itu terdapat 1.657 penumpang yang berangkat melalui Bandara Juwata Tarakan. Apabila dibandingkan dengan tahun lalu, terdapat kenaikan hingga 168,99 persen. Apabila dibandingkan tahun lalu yang hanya terdapat 616 penumpang.
Selama arus mudik dan balik, dari Kemenhub sendiri sudah memberikan penekanan agar penumpukan penumpang tidak terjadi dalam kurun waktu tertentu. Hal itu untuk menjaga kelancaran dan kenyamanan para pengguna jasa arus mudik maupun arus balik.
Selama arus mudik dan arus balik, dari pantauan posko angkutan Lebaran belum ada ditemukan kendala yang signifikan. Pihaknya memastikan terus memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang melaksanakan arus mudik dan balik.
“Semuanya kita upayakan mitigasi diawal. Sehingga faktor keamanan penumpang bisa diatasi,” terangnya. (zar/lim)