Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Calon Jamaah Haji Kaltara Bakal Disambut Cuaca Ekstrem

Radar Tarakan • 2024-05-13 18:00:00
KE TANAH SUCI: Jamaah haji Kaltara 2023 persiapan keberangkatan menuju Embarkasi Balikpapan.
KE TANAH SUCI: Jamaah haji Kaltara 2023 persiapan keberangkatan menuju Embarkasi Balikpapan.

Kedatangan calon jamaah haji Kaltara bakal langsung disambut cuaca panas yang ekstrem. Karena itu, Kemenag Kaltara meminta CJH mengurangi aktivitas fisik selama melaksanakan puncak rukun rukun Islam ke-5 ini.

Kepala Bidang Haji dan Bimas Islam, Kanwil Kemenag Kaltara, H. Muhammad Saleh mengatakan bahwa jamaah haji Kaltara akan dikelompokkan menjadi dua, yaitu kloter 6 dan 7. "Kloter 6 gabungan dari Sulawesi Utara dan Kalimantan Timur," kata Saleh kepada Radar Kaltara, Minggu (12/5). 

"Kalau tahun sebelumnya mendaftar dahulu baru cek kesehatan. Tahun ini, cek kesehatan dahulu baru mendaftar," bebernya.

Meskipun masuk katagori risti, seluruh jamaah haji Kaltara dinyatakan layak secara kesehatan untuk berangkat menunaikan ibadah haji ke tanah suci. 

"Tim kesehatan di kabupaten/kota menyatakan seluruh jamaah haji layak untuk menunaikan ibadah haji," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, kuota haji Kaltara tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Yakni, 416 jamaah. "Dari sisi layanan, tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Tetapi, tahun ini kualitas layanan akan lebih ditingkatkan," bebernya.

Peningkatan kualitas layanan ini dilakukan untuk memberikan rasa nyaman bagi jamaah yang menjalankan ibadah haji.

Pada masa haji tahun ini, jemaah bakal langsung disambut cuaca panas yang ekstrem. Sedangkan, kloter 7 terdiri dari jamaah haji Kaltara.

Sesuai jadwal, jamaah haji akan diberangkatkan ke Embarkasi Balikpapan pada 20 Mei mendatang. "Untuk kloter 7 berangkat ke Embarkasi Balikpapan pada 21 Mei," ungkapnya.

"Suhu di Arab Saudi pada puncak haji bisa mencapai 45 hingga 50 derajat celsius," ungkapnya.

Untuk itu, jamaah haji diimbau untuk mengurangi aktivitas fisik yang tidak penting selama pelaksanaan ibadah haji. "Jaga kesehatan, jamaah haji juga sudah kita bekali melalui manasik haji," bebernya.

Dikatakan, cuaca panas yang berlebihan selama pelaksanaan ibadah haji dapat membahayakan kesehatan jamaah, terutama yang sudah lanjut usia (lansia). Oleh karena itu, menjaga kesehatan menjadi salah satu hal yang sangat penting.

"Kondisi cuaca yang panas dan lembab dapat menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan. Oleh karena itu, jangan lupa untuk selalu membawa air minum ketika bepergian.

Jamaah juga harus sering-sering minum untuk menjaga tubuh tetap sehat dan terhindar dari dehidrasi," ungkapnya.

Kemudian, hindari terpapar sinar matahari langsung selama pemondokan di Makkah dan Madinah. Jamaah dapat menghindari paparan sinar matahari langsung dengan membawa payung atau topi untuk melindungi kepala dari panas terik matahari.

"Jamaah haji disarankan untuk selalu mengonsumsi makanan yang sehat dan bernutrisi," pungkasnya. (jai/har)

Tahun ini, sambung Saleh, kuota haji Kaltara sebanyak 436 jamaah. Dari jumlah tersebut, 50 persen masuk dalam katagori risiko tinggi (risti). Tetapi, tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

Editor : Indra Zakaria