Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Menunggu Jembatan Dibangun Permanen

anggri-Radar Tarakan • Senin, 25 Februari 2019 | 09:17 WIB

TARAKAN – Ketua RT 4, Kelurahan Karang Harapan, Lorensius Lado Ritan mengatakan terdapat tiga jembatan yang dibangun sejak 2000 silam. Dua di antaranya masih berbahan kayu ulin, sementara satu jembatan di Jalan Cahaya Baru ini sudah dibetonisasi.

Dua titik jembatan kayu ini, merupakan akses penghubung dari RT 4 ke RT 12 dan RT 4 ke RT 16. Namun sayangnya, kondisi kayunya mulai jabuk. Belum lagi, sungai yang memiliki lebar sekitar 12 meter ini belum disiring. Alhasil, derasnya aliran air dari arah Batalyon Infanteri Raider 613/Raja Alam ini, perlahan mengikis tanah.

“Yang jembatan di SMK Maritim (pelayaran) kan sudah dibeton. Dua jembatan ini lagi yang masih kayu dari ulin, mulai rusak. Kalau banjir kan besar airnya, jadi mudah longsor,” terangnya kepada Radar Tarakan.

Perbaikan dua jembatan ini pun diprioritaskan, mengingat akses satu-satunya warga setempat. Jembatan pun cukup lebar, yakni delapan meter juga dilewati kendaraan roda empat maupun kendaraan pengangkut materiel.

Salah satu titik jembatan ini, kerusakannya mulai parah. Maklum tanah terkikis, jembatan pun amblas dan miring. Dari warga setempat, mengantisipasi dengan mendongkrak ke atas.

“Yang satu rusaknya dari enam bulan lalu dan satunya lagi satu tahun lebih. Sementara ini kami dongkrak naik, kalau hujan miring lagi karena deras airnya dari 613 kan sungai besar,” jelasnya.

Dua tahun belakangan ini, warga setempat terus memperbaiki jembatan. Misalnya dengan menimbun tanah terkikis dengan karung berisi tanah, mengganti papan jembatan yang jabuk dan jebol. Dengan harapan jembatan tetap terawat dan bisa dilewati.

“Karena ini jembatan satu-satunya. Sudah kita ajukan, katanya masuk anggaran provinsi. Lewat musrenbang, minta tanda tangan lurah, camat untuk memo, dua tahun lalu saya sendiri yang antar ke provinsi tapi tidak ada juga realisasinya,” bebernya.

Ia berharap kedua jembatan kayu ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Dengan harapan jembatan dibangun permanen, demi kelancaran dan kenyamanan pengguna jembatan. (*/one/udn)

 

Editor : anggri-Radar Tarakan
#Hallo RT