Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Golkar Mengacu Hasil Survei, NasDem Tegaskan Tanpa Mahar Politik

uki-Berau Post • Kamis, 26 September 2019 - 00:35 WIB

TANJUNG SELOR – Ketua Harian DPD Golkar Kaltara Abdul Djalil Fattah menegaskan pihaknya sangat selektif untuk mengusung calon pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur.

Calon yang akan diusung, kata Djalil, harus orang yang benar-benar diterima masyarakat banyak. Karena itu, sebelum menentukan siapa calon yang akan diusung, pihaknya akan melakukan survei.

“Survei yang dilakukan ini bukan hanya kita saja. Survei itu dilakukan juga oleh (pengurus, Red) pusat. Dari survei itu nanti ditentukan apakah kader sendiri atau di luar kader,” ujar Abdul Djalil Fattah, Selasa (24/9).

Dikatakan, peluang mengusung kader sendiri pasti ada. Karena menurutnya, Golkar memiliki 4 kursi di DPRD Kaltara. Dengan demikian, juga memiliki nilai tawar bagi bakal calon atau partai politik yang akan mengajak berkoalisi.

“Tentunya kami juga harus berkoalisi. Saat ini, di Golkar sudah ada tambahan satu dari Perindo. Jadi, tinggal 2 kursi kalau kita melihat persyaratan,” ungkapnya.

Disinggung soal potensi kader Golkar, Djalil enggan berkomentar banyak. “Melihat kader Golkar yang ada, potensi untuk maju mungkin iya, dan mungkin tidak. Artinya, masih dilema, karena kondisi berpartai sekarang tidak seperti dulu,” ujarnya.

Sementara itu, penjaringan yang dibuka NasDem sejak dua hari lalu, masih sepi pendaftar. Ketua tim penjaringan NasDem, Zainuddin Umar pun mengakui belum ada yang mengambil formulir.

“Belum, belum. Itu kan kita buka sampai tanggal 23 Oktober untuk pengambilan dan pengembalian,” ujar Zainuddin.

Ia pun tak merasa khawatir dibukanya jadwal pengambilan dan pengembalian formulir dengan kurun waktu lama, karena menyesuaikan tahapan menuju pilkada serentak tahun depan yang dinilai memakan waktu cukup lama. 

Meski demikian, Zainuddin mengaku mendapatkan informasi dari pengurus di Nunukan yang didatangi perwakilan salah satu figur menanyakan tempat pengambilan formulir untuk mengikuti penjaringan. 

Zainuddin sendiri optimistis penjaringan di NasDem akan “diserbu” figur seperti partai lain, karena ia menjamin tidak ada mahar politik dari penjaringan yang dibuka. 

“Sedangkan orang bayar, ramai, apalagi enggak bayar. Politik tanpa mahar ini,” ujar pria yang juga Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bapilu) DPW NasDem Kaltara.

Di antara nama besar yang diperkirakannya ikut bersaing adalah Ketua Umum DPD NasDem Kaltara Jusuf Serang Kasim. Sebelumnya, mantan Wali Kota Tarakan dua periode itu sudah mengikuti penjaringan di PDIP dan masuk bursa pemilihan raya PKS. 

Kendati demikian, pihaknya tidak menargetkan berapa pun jumlah figur yang mengikuti penjaringan. Namun, yang akan direkomendasikan ke DPP NasDem hanya tiga bakal calon saja. Penentuannya berdasarkan hasil tahapan penjaringan sejak pendaftaran hingga rapat pleno di DPW NasDem Kaltara.

Dia juga mengatakan, pihaknya akan menjadwalkan pemaparan visi dan misi bakal calon dengan menyertakan hasil survei internal calon. Survei dilakukan calon berdasarkan rekomendasi DPD Partai NasDem Kaltara terhadap lembaga survei yang dinilai kredibel. Dan, pihaknya pun akan melakukan survei sendiri. (*/fai/mrs/fen)

Editor : uki-Berau Post
#politik