Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

ENYAK-ENYAK..!! Tiap Siswa Terima Rp 5,5 Juta

izak-Indra Zakaria • 2020-02-15 12:13:54
SALURKAN BANTUAN: Kepala Disdikbud Kaltara Sigit Muryono menyalami siswa penerima bantuan terdampak kebakaran di Tarakan, di Aula SMAN 1 Tarakan, Jumat (14/2).
SALURKAN BANTUAN: Kepala Disdikbud Kaltara Sigit Muryono menyalami siswa penerima bantuan terdampak kebakaran di Tarakan, di Aula SMAN 1 Tarakan, Jumat (14/2).

DINAS Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Utara (Kaltara) menggalang dana demi membantu siswa terdampak kebakaran, yang terjadi di Pasar Batu Sebengkok, pada 20 Januari lalu. 

Hasilnya, terkumpul Rp 103 juta dari sumbangan jajaran Disdikbud Kaltara serta guru dan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) serta Sekolah Luar Biasa (SLB) se Kaltara. Kemudian bantuan tersebut diserahkan Kepala Disdikbud Kaltara, Sigit Muryono  kepada 17 siswa SMA/SMK di Aula SMAN 1 Tarakan.

“Ternyata dengan imbauan saya itu, membuka hati mereka untuk bersama-sama merasakan empati. Ikut merasakan apa yang dirasakan teman-temannya, yang sekolah di SMA dan SMK yang terkena musibah,” jelas Sigit.

Pendistribusian bantuan, Disdikbud Kaltara tidak hanya memberikan untuk siswa terdampak kebakaran Pasar Batu. Termasuk bantuan diberikan terhadap seorang siswa yang mengalami kecelakaan kerja.

“Ada dua musibah, pertama musibah kebakaran dan bencana kerja, atau kecelakaan kerja. Karena kebetulan termasuk orangtuanya tidak mampu, maka layak menerima santunan ini. Sehingga kita bagilah sama rata untuk siswa SMA/SMK. SLB tidak ada,” ungkapnya.

Menurut Sigit, sedianya saat penyerahan bantuan hasil penggalangan dana ingin mengajak Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie. Akan tetapi, saat penyerahan, orang nomor satu di Bumi Benuanta itu sedang dalam pesawat. Di sisi lain, bantuan itu sudah tertahan  lama. Sigit mengaku telah mendapatkan izin dari gubernur untuk menyerahkannya.

Diharapkan bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekolah siswa. Seperti membeli sepatu, baju dan alat tulis, ataupun untuk biaya transportasi. “Kami berempati, ini sasaran utamanya untuk keperluan sekolah,” harap Sigit.    

Sementara itu, Kepala Cabang Disdikbud Kaltara Cabang Wilayah Tarakan, Ahmad Yani menambahkan, bantuan yang disalurkan tidak hanya satu musibah kebakaran di Pasar Batu saja. Tetapi juga diberikan kepada siswa yang terkena musibah kebakaran di Jembatan Besi. Termasuk satu siswa mengalami kecelakaan kerja pada saat di luar jam sekolah.

“Dari dana yang terkumpul, setiap siswa mendapatkan Rp 5,5 juta.” sebutnya. Siswa yang mendapatkan bantuan tersebut berasal dari berbagai sekolah di Tarakan. Seperti dari SMAN 1, SMKN 2, SMK Nusantara, SMA Hang Tuah, dan SMA Muhammadiyah Boarding School. (mrs/uno)

Editor : izak-Indra Zakaria
#pendidikan