TARAKAN - Enam siswa kembali didapati berada di salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Tarakan, Ahad (1/3) malam. Keenam anak di bawah umur yang notabene berstatus siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Tarakan ini tertangkap saat sedang bersembunyi di toilet untuk menghindari razia tim gabungan.
Kapolres Tarakan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Fillol Praja Arthadira melalui Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Tarakan Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sudaryanto merinci, enam siswa yang dikategorikan di bawah umur ini ditemukan di THM. Saat tim gabungan datang, pemuda tersebut lantas bersembunyi ke toilet.
“Awalnya anak itu tidak mau keluar dari toilet. Pas juga ada petugas, baru semuanya diminta keluar. Dalam kantong celana salah satu pelajar ini juga ditemukan tisu magic. Semuanya kita bawa ke Polres untuk dilakukan pembinaan dengan memanggil orangtuanya,” kata AKP Sudaryanto.
Sebagai sanksinya, pelajar tersebut diminta untuk membuat surat pernyataan agar tidak lagi mendatangi THM dan tidak melakukan perbuatan yang terlarang lainnya. Orangtua pelajar juga diminta mengawasi anak-anaknya dengan ketat untuk menghindari pergaulan bebas dan dampak negatifnya.
Tak cukup sampai di situ, Polres Tarakan akan memanggil pemilik THM agar tidak memberi ruang pelajar masuk ke tempat hiburan miliknya. “Sekaligus kami akan mintai pertanggungjawaban jika ke depan ditemukan lagi pelajar masuk THM,” ujarnya.
“Dalam razia, kami juga mendapati satu oknum anggota satuan berada di THM Hokky. Oknum anggota tersebut kita kembalikan ke satuannya untuk diproses lebih lanjut,” tambahnya.
Untuk diketahui, razia gabungan ini dilakukan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltara, Sat Resnarkoba Polres Tarakan, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kaltara, BNN Kota Tarakan dan sejumlah personel Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Razia ini merupakan bagian Operasi Kayan 2020, untuk mencegah peredaran narkoba yang diindikasikan marak terjadi di THM. Sasarannya, yakni pengunjung THM.
“Tidak hanya THM yang kita razia, tempat karaoke dan kafe juga diperiksa. Dimana pengunjungnya ikut diperiksa dan dilakukan tes urine,” tuturnya.
Razia tim gabungan tersebut dilakukan di tiga tempat yakni di Jaguar, Hokky, dan Seven Skies. Tidak didapati pengunjung maupun pemandu karaoke positif narkoba. Sehari sebelumnya, tim gabungan juga melakukan razia di sejumlah tempat, salah satunya karaoke keluarga Fantasi Memori dan sebuah rumah makan di Kelurahan Sebengkok.
“Hasil razia yang dilakukan kali ini, termasuk beberapa hari sebelumnya nihil. Anggota tidak menemukan adanya pengunjung positif menggunakan narkoba,” pungkasnya. (*/sas/mua)
Editor : izak-Indra Zakaria