Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Masuki Tahap Tiga Pelonggaran PSBB

uki-Berau Post • Senin, 8 Juni 2020 | 17:43 WIB
DILONGGARKAN: Mulai Senin (8/6), tranportasi online diperbolehkan lagi mengangkut penumpang.
DILONGGARKAN: Mulai Senin (8/6), tranportasi online diperbolehkan lagi mengangkut penumpang.

TARAKAN – Sesuai tahapan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), hari ini (8/6), masuk tahap tiga. Di mana toko dan  pasar diperbolehkan beroperasi secara normal. Termasuk dilonggarkan juga untuk hotel, losmen dan home stay.  

Sektor lain yang juga dilonggarkan, yakni perhubungan, baik laut, udara, darat dan penyeberangan. Tak terkecuali transportasi online yang sudah diperbolehkan mengangkut penumpang. 

“Sejak tanggal 8 sudah bisa, karena itukan kewenangan kita,” ujar Wali Kota Tarakan Khairul, Jumat (5/6) pekan kemarin. 

Khairul menegaskan, tetap mengacu pada protokol kesehatan. Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan telah menyiapkan surat edaran tentang pedoman protokol kesehatan. Kebijakan itu diambil agar perputaran ekonomi bisa.  

Ketua Asosiasi Driver Online (ADO) Kalimantan Utara Adrianur mendukung kebijakan Pemkot Tarakan yang memberikan kelonggaran bagi driver online, untuk mengangkut penumpang. Disarankan driver online untuk mematuhi protokol kesehatan. 

“Kita juga tetap menyampaikan ke rekan-rekan untuk mematuhi protokol kesehatan. Tetap disiplin menggunakan masker dan sarung tangan,” ucap Adrianur, Minggu (7/6). 

Pihaknya juga telah mengusulkan ke Pemkot Tarakan, agar memberi imbauan kepada aplikator transportasi online untuk memberikan hand sanitizer dan vitamin bagi mitra driver online. Bahkan, mengajurkan kepada penumpang untuk membawa helm sendiri bagi yang ingin mengendarai ojek online, sebagai upaya mencegah Covid-19. 

Sementara itu, khusus transportasi Gojek, Ketua Komunitas Gojek, Sabaruddin Achmad mengaku, masih menunggu kebijakan dari manajemen Gojek pusat untuk mengaktifkan lagi aplikasi go ride agar bisa mengangkut penumpang.

Pasalnya aplikasi tersebut saat ini ditutup sementara, karena dampak pendemi Covid-19. Yang diaktifkan hanya aplikasi go send dan go food. 

Di Tanjung Selor, bagi ojek pangkalan sudah dapat kembali beroperasi dengan membawa penumpang. Namun, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Pengemudi ojek dapat membatalkan perjalanan jika penumpang tidak menggunakan masker. Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan Imam Sujono, selama pandemi Covid-19, ada masyarakat yang masih perlu bermobilisasi secara terbatas. 

“Meski bukan tergolong kendaraan umum, tapi ojek juga menjadi moda transportasi yang banyak digunakan masyarakat. Risiko penularan virus corona cukup besar, karena kontak yang cukup dekat,” terang Imam, Minggu (7/6). 

Imam menyarankan, untuk jenis masker kain dua lapis yang dapat dicuci setiap hari. Menurutnya, golongan rentan seperti kalangan lansia dan penderita penyakit kronis harus menggunakan masker saat ke luar rumah. Namun, langkah terbaik mencegah Covid-19 dengan tinggal di rumah. (mrs/*/nkk/uno) 

Editor : uki-Berau Post
#Seputar Kaltara