NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan menargetkan Rumah Sakit Pratama (RSP) Sebuku beroperasi pekan depan. Itu berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah.
Alasan rencana pengoperasian RSP Sebuku dilakukan pada Kamis (18/11) mendatang merupakan hasil monitoring. Persoalan yang terjadi saat ini terkait ketersediaan sumber air bersih. Sebab, sejauh ini pelayanan air bersih dari PDAM belum mencapai RSP Sebuku. “RSP Sebuku akan segera beroperasi. Untuk persiapan yang saya lihat dan dengarkan secara langsung terkendala air bersih. Jika sudah terpenuhi persoalan air bersih akan beroperasi,” jelasnya.
Terkait kendala sumber air bersih pihaknya sudah memerintahkan Direktur PDAM Nunukan agar memenuhi kebutuhan air bersih untuk RSP Sebuku. Laporan yang disampaikan Direktur PDAM Nunukan, Masdi sudah mengerahkan stafnya melakukan penyambungan dan penarikan pipa menuju RSP Sebuku.
Dengan begitu, pihaknya menargetkan pengerjaan penyambungan pipa menuju RSP Sebuku rampung dalam dekat ini. Sehingga, 18 November mendatang RSP Sebuku memastikan akan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Jadi kalau kebutuhan air bersih sudah terpenuhi RSP akan langsung melayani. Walaupun tidak harus menunggu secara resmi untuk peresmian atau launching,” bebernya.
Mantan Kepala Bappeda Nunukan ini menegaskan, untuk tenaga kesehatan (nakes) RSP Sebuku telah ditunjuk sesuai SK Bupati Nunukan. Jumlahnya sebanyak 18 orang nakes ditugaskan melayani masyarakat. Sementara, untuk izin operasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) baginya melalui SK Dinkes Nunukan dapat dioperasikan. “Sambil berjalan kita menunggu surat dari Kemenkes. Dinkes sudah keluarkan. Kalau dari Kemenkes itu hanya kita tembusan,” singkatnya.
Baginya, pelayanan kesehatan di RSP Sebuku saat ini sangat dinantikan masyarakat. Sebab, desakan masyarakat agar pelayanan kesehatan di wilayah tiga begitu tinggi. Sehingga, pengoperasian RSP Sebuku tidak harus menunggu peresmian dilaksanakan terlebih dahulu. “Harapan kita dan keinginan masyarakat agar RSP Sebuku segera beroperasi. Jadi kalau launching itu hanya seremonial. Yang utama itu pelayanan (kesehatan, Red) itu,” tutupnya. (akz/eza)
Editor : anggri-Radar Tarakan