TANJUNG SELOR - Setelah dilakukan tahapan pengumuman Daftar Pemilih Sementara (DPS), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bulungan sudah lakukan rapat pleno terkait rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) Tingkat Kabupaten Bulungan, pada Kamis (11/5) lalu.
Diketahui, DPS Bulungan berdasarkan hasil pleno pada April lalu sebanyak 112.405 pemilih. Terdiri dari 58.855 laki-laki dan 53.580 perempuan. Jumlah itu tersebar di 484 TPS (Tempat Pemungutan Suara) dan 81 desa/kelurahan.
Sejak 12 April-2 Mei 2023, telah dilakukan tahapan terkait pengumuman DPS dan masyarakat dapat memberikan tanggapan. Setelahnya dilakukan penetapan DPSHP (Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan).
“Kita telah lakukan rapat pleno rekapitulasi terkait DPSHP,” ujar Ketua KPU Bulungan Lili Suryani, Minggu (14/5).
Dari data yang ada, terjadi pengurangan sekitar 296 orang. Dari jumlah awal 112.405 pemilih menjadi 112.109 orang. Meliputi 58.621 laki-laki dan 53.488 perempuan. Faktor yang mempengaruhi terjadinya penurunan jumlah pemilih, dikarenakan masih ada data ganda. Baik antarkabupaten, provinsi maupun luar negeri.
Apalagi, ada pemilih asal Kaltara yang saat ini berada di luar negeri. “Untuk itu, dilakukan proses pembersihan data ganda itu. Sehingga jika data itu klir di KPU Bulungan dengan bukti otentik, maka akan dipertahankan. Kalau daerah lain bisa membuktikan otentik dari data yang ada, maka diberikan MS di daerah lain dan TMS di kita,” terangnya.
Selain itu, ada juga masukan mengenai pemilih baru. Meski masih belum bisa menambah angka DPS. Sebab jumlah pemilih baru lebih sedikit, dari jumlah data ganda. Jumlah tersebut masih akan berubah, karena daftar pemilih akan klir setelah penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada 21 Juni 2023.
“Tahapan lanjutan masih ada, terkait tanggapan masyarakat 17-23 Mei. Kemudian akan ada penetapan DPS akhir. Yang jelas, data masih berubah. Apakah bertambah atau berkurang, nanti akan kita lihat saat penetapan,” tuturnya. (fai/uno)
Editor : uki-Berau Post