Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Di Tarakan, Pelanggaran Lalu Lintas Didominasi Anak di Bawah Umur

Radar Tarakan • Rabu, 20 Maret 2024 - 00:30 WIB
OPERASI KESELAMATAN: Petugas Satlantas Polres Tarakan yang memberikan sosialisasi kepada pengendara selama Operasi Keselamatan. FOTO: DOK SATLANTAS POLRES TARAKAN
OPERASI KESELAMATAN: Petugas Satlantas Polres Tarakan yang memberikan sosialisasi kepada pengendara selama Operasi Keselamatan. FOTO: DOK SATLANTAS POLRES TARAKAN

Selama Operasi Keselamatan Kayan yang berlangsung dari 4 hingga 17 Maret lalu, terdapat 74 penilangan yang dikeluarkan Polres Tarakan. Kemudian untuk teguran sebanyak 457. Selama dilaksanakan Operasi Keselamatan, didapati ada kecelakaan lalu lintas sebanyak 2 perkara.

Kasat Lantas Iptu Nanda Gustiana melalui KBO Satlantas, Ipda Muhammadong menyebutkan, untuk 74 tilangan yang dikeluarkan pihaknya, paling banyak didapati melalui elektronic traffic law enforcement (ETLE). Namun ada juga penilangan yang dilakukan secara manual oleh personel Satlantas.

“Untuk pelanggarannya itu kebanyakan itu melanggar lampu lalu lintas yang di Jalan Jenderal Sudirman karena di wilayah itu ada ETLE,” ungkapnya.

Ia menambahkan, saat ini penilangan dengan ETLE masih gencar dilakukan dan dinilai masih efektif untuk memantau pelanggaran yang terjadi. Apalagi pelanggaran yang dilakukan roda empat, dinilai sangat mudah dideteksi oleh kamera ETLE untuk plat kendaraannya.

“Selama Operasi Keselamatan didapati untuk pelanggaran  didominasi oleh pengendara anak di bawah umur,” tuturnya. Paling banyak pelanggaran ditemukan pihaknya terjadi di Jalan Yos Sudarso, Jalan Mulawarman dan Jalan Jenderal Sudirman. Adapun jenis pelanggaran yang mendominasi yaitu tidak memakai helm dan bermain ponsel saat berkendara.

“Intinya seemua pelanggaran masuk ke dalam 7 prioritas selama Ops Keselamatan dilakukan penilangan kalau didapati,” beber Madong.

Kemudian untuk kejadian laka lantas yang terjadi saat Operasi Keselamatan, didapati terjadi di Jalan Mulawarman dan Jalan Jenderal Sudirman dengan rincian 6 pengendara luka ringan.

“Dari dua laka lantas ini, sudah terbit laporan polisi-nya,” imbuhnya.

Terkait dengan ratusan teguran yang dikeluarkan paling banyak terkait dengan peringatan agar pengendara tidak melawan arus. Kemudian selama dilaksanakan Operasi Keselamatan, pihaknya juga melakukan upaya preventif berupa sosialisasi ke masyarakat terkait pelanggaran yang bisa berakibat terjadinya laka lantas.

“Kalau melanggar ya kita langsung tilang. Kita lihat lagi urgensinya jika masih teguran ya tidak kita tilang,” tambahnya. (zar/lim)

Editor : Indra Zakaria