Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Lima PPT Pratama Bergeser, Gubernur Kaltara Tegaskan Sudah ‘Kantongi’ Izin Mendagri

Radar Tarakan • 2024-06-02 11:40:00
Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang melantik lima PPT Pratama di lingkungan Pemprov Kaltara.
Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang melantik lima PPT Pratama di lingkungan Pemprov Kaltara.

Prokal.co - Sebanyak lima Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) bergeser dari jabatan lama ke jabatan yang baru pada hari ini, Jumat (31/5).

Adapun lima PPT Pratama itu adalah Burhanuddin, Wahyuni Nuzban, Robby Yuridi Hatman, Obed Daniel Lumban Tobing dan Ilham Zain. Adapun rotasi atau pergeseran yang dilakukan itu merupakan bagian dari kebutuhan organisasi.

“Seperti yang saya sampaikan tadi bahwa mutasi, rotasi di lingkungan Pemprov Kaltara sama dengan instansi lain, yang mana itu merupakan rotasi yang biasa,” ujar Gubernur usai proses pelantikan PPT Pratama tersebut.

Gubernur menyebutkan, seharusnya pelantikan eselon II ini sudah dilakukan dua minggu lalu, tapi karena jadwal kegiatannya yang begitu padat sehingga pelantikan tersebut baru bisa terlaksana hari ini.

“Saya berharap pejabat yang sudah dilantik ini dapat bekerja maksimal melayani masyarakat dengan prima,” imbuhnya. 

Mantan Wakapolda Kaltara ini juga menyebutkan bahwa PPT Pratama yang dilantik ini bukan dari hasil job fit beberapa waktu lalu. Tapi ini sudah mendapatkan izin dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

“Semua rotasi yang dilakukan menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ini harus seizin Mendagri. Nah, kita itu sudah ada turun izin dari Mendagri sejak tiga minggu lalu,” jelasnya.

Gubernur pun memastikan bahwa pelantikan PPT Pratama ini tidak ada masalah. Karena jika ada masalah, maka dirinya juga secara otomatis tidak akan mungkin berani melantik sejumlah PPT Pratama ini. 

“Jadi sudah sesuai aturan dan undang-undang yang sudah digariskan,” tegasnya.

Sementara untuk beberapa jabatan yang masih kosong, untuk sementara akan diisi dengan Pelaksana Tugas (Plt) dulu. Gubernur mengatakan, jika tak ada aral, dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan seleksi terbuka. (iwk/har)

Editor : Indra Zakaria