Tarakan - Insiden dugaan keracunan minuman beralkohol mengguncang sebuah Tempat Hiburan Malam (THM) di Jalan Patimura, Kelurahan Pamusian, pekan lalu.
Akibat peristiwa ini, satu pengunjung dilaporkan meninggal dunia, sementara sejumlah korban lain, termasuk pemandu karaoke atau ladies company (LC), harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit. Kapolres Tarakan AKBP Erwin Syaputra Manik menyatakan, saat ini pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan intensif terkait insiden ini.
Pada Kamis (21/8) polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi kejadian, yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tarakan. THM tersebut pun sudah ditutup sementara dan diberikan garis polisi guna proses penyelidikan lebih lanjut.
“Kami sudah melakukan olah TKP dan akan melakukan pemeriksaan saksi. Saksi-saksi dipanggil ke Polres untuk diambil keterangannya. Kami juga koordinasi dengan pihak rumah sakit untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi para korban,” ujar AKBP Erwin.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Tarakan, diduga satu korban meninggal dunia dari kejadian tersebut. Diduga korban yang meninggal adalah seorang pengunjung yang dilarikan ke rumah sakit setelah diduga mengonsumsi minuman alkohol di THM tersebut.
Diduga saat ini masih ada satu orang pengunjung dari THM tersebut masih mendapatkan perawatan intensif lantaran diduga keracunan minuman beralkohol.
Selain itu, ada empat lady companion (LC) atau wanita yang menemani menyanyi- yang juga sempat dilarikan ke rumah sakit. Salah satu dari mereka saat ini masih dirawat intensif di ruang ICU. Beberapa korban lain masih menjalani rawat inap dan ada yang sudah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan.
“Kami masih mengumpulkan data lengkap mengenai identitas para korban, baik yang pekerja di THM maupun pengunjung. Semua masih dalam proses pemeriksaan,” tambah Kapolres.
Polisi masih belum memastikan apakah minuman keras yang menjadi penyebab keracunan adalah oplosan atau jenis lain. “Kami masih menunggu hasil pemeriksaan keterangan dari rumah sakit,” ujar AKBP Erwin.
Barang bukti berupa minuman dan lainnya juga telah disita dari TKP untuk diperiksa lebih lanjut. Polisi juga tengah mencari informasi dari berbagai saksi yang sudah diperiksa di kantor polisi. (*
Editor : Indra Zakaria