Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Mobilitas Sungai di Kaltara Melonjak pada Akhir 2025, Bulungan Paling Padat

Redaksi Prokal • 2026-02-10 13:45:00
Data Dishub Kaltara jumlah penumpang speedboat pada Desember 2025 tercatat sebanyak 99.368 orang. (FAISAL/HRK)
Data Dishub Kaltara jumlah penumpang speedboat pada Desember 2025 tercatat sebanyak 99.368 orang. (FAISAL/HRK)

 

PROKAL.CO— Sektor angkutan sungai dan penyeberangan di Kalimantan Utara (Kaltara) mencatatkan tren positif pada penghujung tahun 2025. Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara, arus penumpang speedboat, baik yang berangkat maupun datang, mengalami lonjakan signifikan sepanjang bulan Desember dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Data Dinas Perhubungan Kaltara menunjukkan jumlah penumpang speedboat pada Desember 2025 menyentuh angka 99.368 orang. Capaian ini mencerminkan kenaikan sebesar 18,54 persen jika disandingkan dengan data November 2025 yang tercatat sebanyak 83.825 orang. Kepala BPS Kaltara, Mustaqim, menjelaskan bahwa transportasi sungai tetap menjadi urat nadi utama mobilitas masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang akses darat dan udaranya belum sepenuhnya terkoneksi.

Kenaikan jumlah penumpang berangkat terpantau terjadi di hampir seluruh pelabuhan utama di provinsi ini. Pelabuhan Bulungan mencatat pertumbuhan tertinggi dengan kenaikan 26,78 persen, diikuti oleh Pelabuhan Tana Tidung yang tumbuh 25,41 persen. Sementara itu, Pelabuhan Tengkayau di Tarakan mencatat kenaikan 15,05 persen, disusul Malinau sebesar 18,11 persen, dan Pelabuhan Liem Hie Djung di Nunukan sebesar 11,14 persen.

Fenomena yang sama terlihat pada arus penumpang datang. Pada Desember 2025, jumlah warga yang tiba di pelabuhan-pelabuhan Kaltara juga mencapai 99.368 orang, atau naik 18,54 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Peningkatan kedatangan paling tinggi tercatat di Pelabuhan Tengkayau Tarakan dan Pelabuhan Malinau.

Namun, jika menilik performa sepanjang tahun secara kumulatif, total penumpang speedboat dari Januari hingga Desember 2025 mencapai 959.068 orang. Angka ini sebenarnya mengalami penurunan tipis sebesar 2,91 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024 yang sempat menyentuh 987.772 orang.

Mustaqim menilai fluktuasi data ini dipengaruhi oleh beragam faktor, mulai dari kondisi cuaca, dinamika aktivitas ekonomi, hingga perubahan pola mobilitas masyarakat. Meski secara tahunan terdapat penurunan, lonjakan besar pada bulan Desember membuktikan bahwa mobilitas masyarakat menjelang akhir tahun tetap tinggi, sekaligus menegaskan peran strategis angkutan sungai bagi konektivitas di Kalimantan Utara. (*)

Editor : Indra Zakaria