Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Tragedi Berdarah di Kabupaten Banjar: Terhasut Bisikan Gaib, Pria ODGJ Bacok Ayah Kandung dan Dua Tetangga, 1 Tewas

Redaksi Prokal • Rabu, 20 Mei 2026 | 09:15 WIB
Pelaku diduga alami gangguan jiwa bacok ayah dan tetangga diamankan.
Pelaku diduga alami gangguan jiwa bacok ayah dan tetangga diamankan.

 

BANJAR — Suasana pagi di Desa Pakutik RT 001, Kecamatan Sungai Pinang, Kabupaten Banjar mendadak mencekam dan berubah menjadi banjir darah. Seorang pria berinisial L (41) yang diduga kuat mengalami kekambuhan gangguan jiwa, mengamuk secara brutal menggunakan sebilah parang. Aksi membabi buta tersebut mengakibatkan tiga orang menjadi korban, di mana satu orang tewas mengenaskan dan dua lainnya mengalami luka berat.

Peristiwa tragis yang terjadi pada Selasa pagi sekitar pukul 08.15 Wita ini langsung menuai atensi serius aparat kepolisian. Plt Kasi Humas Polres Banjar, Iptu Muhammad Rifani, membenarkan terjadinya tindak pidana penganiayaan berat yang berujung pada hilangnya nyawa salah seorang warga di wilayah hukum Polsek Sungai Pinang tersebut.

Berdasarkan kronologi yang dihimpun pihak berwajib, amukan bersenjata pelaku menyasar ayah kandungnya sendiri berinisial M sebagai korban pertama. Tanpa ampun, parang tajam milik pelaku mendarat di bagian belakang kepala sebelah kiri sang ayah. Usai melukai orang tuanya, pelaku yang kian kalap langsung bergerak keluar dan menyerang korban kedua berinisial S, yang merupakan tetangganya sendiri. Korban S menderita luka robek parah di bagian bahu, kepala, serta tangan, dan dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan saat dilarikan menuju RSUD Ratu Zalecha Martapura.

Belum puas dengan aksinya, pelaku kembali merangsek masuk ke dalam rumah warga dan melayangkan sabetan parang ke korban ketiga, seorang wanita berinisial Hj N. Korban terakhir ini mengalami luka sabetan serius di bagian leher serta tangan kiri, dan saat ini masih berjuang melewati masa kritis di bawah perawatan tim medis.

Saat diinterogasi secara mendalam oleh tim penyidik, pelaku memberikan pengakuan yang mengerikan. Ia berdalih tindakan brutalnya tersebut dipicu oleh halusinasi pendengaran berupa bisikan-bisikan misterius yang terus memerintahkannya untuk menyerang orang-orang di sekitarnya.

Pihak kepolisian sejauh ini masih terus mendalami motif nyata di balik kasus ini, sekaligus memeriksa dokumen rekam medis pelaku. Informasi awal dari pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa L memang merupakan penyandang gangguan jiwa dan tercatat memiliki riwayat pernah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum.

Aparat kepolisian dari Polsek Sungai Pinang bersama warga sekitar bergerak cepat melakukan pengepungan dan berhasil membekuk pelaku yang sempat mencoba melarikan diri usai membantai para korban. Pelaku kini telah dijebloskan ke sel tahanan guna menjalani pemeriksaan intensif lanjutan serta observasi kejiwaan oleh tim psikiater forensik. (*)

Editor : Indra Zakaria
#odgj