PROKAL.CO- Masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel) harus merogoh kocek lebih dalam untuk mengisi bahan bakar kendaraan mereka. Mulai Rabu (10/6/2026) dini hari, PT Pertamina resmi memberlakukan harga baru untuk produk Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax (RON 92) di wilayah Kalsel dengan kenaikan yang sangat signifikan.
Berdasarkan pengumuman resmi yang dipublikasikan melalui akun media sosial Pertamina Kalimantan Selatan, harga Pertamax kini melejit menjadi Rp 17.000 per liter. Angka ini melonjak tajam dari harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp 12.900 per liter. Kenaikan drastis sebesar Rp 4.100 per liter atau sekitar 31,78 persen tersebut langsung menjadi sorotan utama bagi para pengguna kendaraan pribadi di Bumi Lambung Mangkurat.
Dalam penyesuaian tarif periode Juni 2026 ini, Pertamax menjadi satu-satunya produk BBM yang mengalami perombakan harga. Sementara itu, untuk jenis BBM bersubsidi maupun non-subsidi lainnya terpantau aman dan masih dibanderol dengan harga yang sama seperti periode sebelumnya.
BBM bersubsidi jenis Pertalite tetap dijual dengan harga Rp 10.000 per liter dan Biosolar bertahan di angka Rp 6.800 per liter. Untuk lini produk nonsubsidi kelas atas, Pertamax Turbo stabil di harga Rp 21.650 per liter, disusul Dexlite sebesar Rp 24.000 per liter, serta Pertamina Dex yang dipatok Rp 25.900 per liter.
Hingga informasi pembaruan harga ini diturunkan dan mulai berlaku di seluruh SPBU Kalimantan Selatan, pihak Pertamina belum memberikan rilis resmi mengenai indikator utama atau faktor eksternal yang melatarbelakangi lonjakan tajam khusus pada produk Pertamax tersebut. Kendati demikian, kenaikan di atas 30 persen ini dipastikan bakal langsung berdampak pada pengeluaran harian masyarakat, terutama bagi mereka yang selama ini mengandalkan Pertamax sebagai bahan bakar utama kendaraannya.(*)
Berikut adalah daftar lengkap harga BBM Pertamina di wilayah Kalimantan Selatan per 10 Juni 2026:
Pertalite: Rp 10.000 per liter
Pertamax: Rp 17.000 per liter (Naik)
Pertamax Turbo: Rp 21.650 per liter
Biosolar: Rp 6.800 per liter
Dexlite: Rp 24.000 per liter
Pertamina Dex: Rp 25.900 per liter
Editor : Indra Zakaria