Peringati Kudatuli, Ananda Emira Moeis Ajak Kader Warisi Semangat Perjuangan Demokrasi

PROKAL.CO, SAMARINDA – Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, mengajak seluruh kader partai untuk terus mengenang sekaligus mewarisi semangat perjuangan yang lahir dari Peristiwa Kudatuli. Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi tonggak penting lahirnya demokrasi di Indonesia.
Ajakan itu disampaikan usai menghadiri Teatrikal Peristiwa Kudatuli di Kantor DPD PDI Perjuangan Kalimantan Timur, Jalan A. Wahab Syahranie Nomor 101, Samarinda, Minggu (26/7/2026).
Ananda mengatakan, peringatan Kudatuli merupakan momentum untuk merefleksikan perjuangan para pejuang demokrasi yang telah mengorbankan banyak hal demi perubahan.
“Kita baru saja menyaksikan sebuah momentum yang tidak boleh kita lupakan, yakni Peristiwa Kudatuli. Peristiwa ini merupakan cikal bakal lahirnya demokrasi di Indonesia. Dengan banyaknya korban jiwa dan pertumpahan darah yang terjadi saat itu, kita harus terus mengingat sekaligus mewarisi api perjuangan tersebut,” ujarnya.
Ia menegaskan, pengorbanan para pejuang demokrasi harus terus dijaga dan tidak boleh dilupakan oleh generasi penerus.
“Jangan sampai perjuangan para pahlawan demokrasi yang telah memberikan dan mengorbankan segalanya tidak kita jaga. Itulah bentuk refleksi kita hari ini. Semoga kader-kader PDI Perjuangan selalu berani berada di tengah rakyat dan menyuarakan kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada rakyat,” tegasnya.
Menanggapi pertanyaan mengenai semangat yang terus diusung PDI Perjuangan hampir tiga dekade setelah Peristiwa Kudatuli, Ananda menekankan pentingnya kolaborasi antara kekuatan rakyat dan kepemimpinan yang berpihak kepada masyarakat.
“Apabila kekuatan rakyat bersatu dengan kepemimpinan yang memiliki jiwa kerakyatan, keberanian, dan ketulusan, maka akan lahir sebuah kekuatan besar yang tidak mudah dikalahkan,” katanya.
Ia menambahkan, PDI Perjuangan harus senantiasa hadir di tengah masyarakat dan konsisten memperjuangkan kesejahteraan rakyat.
“PDI Perjuangan harus selalu ingat bahwa kita berada di tengah masyarakat. Kita harus bisa menangis dan tertawa bersama rakyat, serta terus berjuang demi kesejahteraan mereka,” lanjutnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


