Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Terobosan Baru Konektivitas! Kalimantan Utara Bakal Jadi Titik Awal Pembangunan Jalur Kereta Api di Pulau Borneo

Redaksi Prokal • Jumat, 1 Mei 2026 | 12:15 WIB
Zainal Paliwang
Zainal Paliwang

PROKAL.CO- Masa depan transportasi di Pulau Kalimantan kini memasuki babak baru dengan rencana ambisius pembangunan jaringan kereta api yang akan dimulai dari Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Langkah besar ini merupakan bagian dari upaya masif pemerintah pusat dalam memperkuat konektivitas wilayah di luar Pulau Jawa. Kabar baiknya, keseriusan proyek ini telah mencapai tahap komunikasi intensif antara investor nasional dengan Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang, yang memberikan sinyal hijau bagi masuknya investasi transportasi modern di Bumi Benuanta.

Gubernur Zainal Arifin Paliwang mengungkapkan bahwa investor yang berminat telah memetakan rute strategis pembangunan jaringan kereta api ini, yang direncanakan akan membentang mulai dari Kabupaten Malinau, melewati Kabupaten Tana Tidung, hingga mencapai Ibu Kota Provinsi di Tanjung Selor, Bulungan. Nilai investasi yang disiapkan pun tidak main-main, yakni mencapai estimasi Rp25 triliun hanya untuk pembangunan di wilayah Kaltara saja. Visi jangka panjang dari proyek ini adalah menciptakan jaringan rel yang tidak hanya berhenti di Kaltara, tetapi juga terkoneksi hingga ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, bahkan menembus perbatasan lintas negara menuju Brunei Darussalam dan Malaysia.

Dukungan penuh terhadap pengembangan kereta api di luar Pulau Jawa ini juga datang langsung dari pemerintah pusat. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan komitmen pemerintah untuk menghadirkan layanan kereta api di seluruh pulau besar di Indonesia. Setelah Jawa dan sebagian Sumatera serta Sulawesi berhasil merealisasikannya, kini giliran Kalimantan yang menjadi fokus utama sebagai prioritas pembangunan infrastruktur strategis nasional berikutnya.

Menanggapi wacana besar tersebut, Gubernur Zainal mengaku sangat optimistis melihat keseriusan pihak investor yang terlibat. Sebagai bentuk nyata dari komitmen ini, Pemerintah Provinsi Kaltara menargetkan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak investor dapat dilaksanakan pada tahun ini juga. Kehadiran kereta api ini diharapkan tidak hanya menjadi solusi mobilitas warga, tetapi juga menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi dan logistik yang lebih efisien di seluruh wilayah Kalimantan di masa depan. (*)

Editor : Indra Zakaria
#kereta api trans borneo #kaltara