Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Fakta Baru Kecelakaan Maut Tarakan: Motor Diduga Dipakai Tanpa Izin Pemilik Sebelum Tabrakan

Redaksi Prokal • Rabu, 15 Juli 2026 | 08:45 WIB
Personel Satlantas Polres Tarakan melakukan olah TKP terhadap kecelakaan maut yang melibatkan dua sepeda motor Yamaha Aerox di Jalan Sungai Maya. SATLANTAS POLRES TARAKAN
Personel Satlantas Polres Tarakan melakukan olah TKP terhadap kecelakaan maut yang melibatkan dua sepeda motor Yamaha Aerox di Jalan Sungai Maya. SATLANTAS POLRES TARAKAN
  
TARAKAN — Penyelidikan mendalam atas kecelakaan maut yang melibatkan dua unit sepeda motor Yamaha Aerox di Jalan Sungai Maya, Tarakan Utara, mulai menyingkap tabir baru. Satlantas Polres Tarakan menemukan indikasi kuat bahwa salah satu sepeda motor yang terlibat dalam tabrakan maut tersebut digunakan oleh korban tanpa seizin dari pemilik aslinya.

Selain mengusut status penggunaan kendaraan, pihak kepolisian kini tengah mendalami dugaan aktivitas balap liar yang disinyalir kuat menjadi pemicu utama kecelakaan yang merenggut dua nyawa pengendara tersebut.

Kasat Lantas Polres Tarakan, Iptu Ardi Wisnu Pradana, menjelaskan bahwa penyidik telah memeriksa sejumlah saksi kunci untuk merangkai kronologi utuh sebelum peristiwa nahas itu terjadi. Di antara saksi yang diperiksa terdapat dua orang pemilik kendaraan yang juga berada di lokasi kejadian saat kecelakaan berlangsung.

Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui bahwa kedua korban sebenarnya datang ke lokasi kejadian dengan menggunakan kendaraan pribadi mereka masing-masing. Namun, entah mengapa, setelah tiba di Jalan Sungai Maya, kedua korban justru bertukar kendaraan dan memacu dua unit Yamaha Aerox milik rekan mereka.

"Yang kami dapat sementara, salah satu kendaraan digunakan tanpa izin pemilik. Untuk bagaimana prosesnya masih kami dalami karena kami masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi," kata Iptu Ardi Wisnu Pradana saat memberikan keterangan resmi mengenai perkembangan kasus tersebut.

Aparat kepolisian juga menaruh perhatian serius pada aktivitas berkumpulnya pemuda di kawasan tersebut. Berdasarkan keterangan warga dan saksi di sekitar tempat kejadian perkara, Jalan Sungai Maya memang kerap disalahgunakan oleh sekelompok pemuda sebagai arena adu kecepatan atau balap liar. Meski begitu, catatan penyelidikan sementara menunjukkan bahwa kedua korban yang tewas tersebut baru pertama kali ini ikut serta dalam aksi balapan di jalur tersebut.

Penyidik Satlantas Polres Tarakan menegaskan tidak akan gegabah dalam mengambil keputusan. Polisi masih terus mendalami berbagai kemungkinan unsur kelalaian dari semua pihak yang berada di lokasi, baik pemilik kendaraan yang memberikan izin peminjaman maupun pemilik motor yang kendaraannya dipakai tanpa izin.

Hingga saat ini, seluruh fisik kendaraan Yamaha Aerox yang hancur akibat tabrakan tersebut masih disita dan diamankan di markas Satlantas Polres Tarakan sebagai barang bukti. Polisi masih fokus merampungkan pemeriksaan saksi-saksi tambahan serta mencocokkan hasil olah tempat kejadian perkara sebelum menetapkan kesimpulan akhir atas penyebab pasti tragedi maut tersebut. (*)

Editor : Indra Zakaria
tarakan