Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kalah Taruhan, Satu Unit Motor Matic Hangus Dibakar di Sport Center Pangkalan Bun

Redaksi Prokal • Selasa, 28 April 2026 | 11:45 WIB
Kendaraan jenis matic hanya menyisakan kerangka di Sport Center Pangkalan Bun, setelah kalah taruhan dalam balapan liar. (ist/radar sampit)
Kendaraan jenis matic hanya menyisakan kerangka di Sport Center Pangkalan Bun, setelah kalah taruhan dalam balapan liar. (ist/radar sampit)

 
PANGKALAN BUN – Aksi balapan liar di Kabupaten Kotawaringin Barat telah mencapai level yang sangat mengkhawatirkan. Sebuah insiden mencengangkan terjadi di belakang Sport Center, Jalan Samari, Kelurahan Madurejo, di mana satu unit sepeda motor jenis matic ditemukan warga hanya menyisakan kerangka setelah hangus terbakar akibat kalah taruhan maut.

Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (25/4) ini diduga kuat merupakan buntut dari kesepakatan antar kelompok remaja yang terlibat balapan liar. Berdasarkan informasi yang dihimpun, aturan main dalam taruhan tersebut sangat ekstrem: pihak yang kalah wajib membakar kendaraannya sendiri sebagai bentuk kekalahan.

Keresahan warga sebenarnya sudah memuncak sebelum api menghanguskan motor tersebut. Salim, salah satu warga setempat, mengaku sempat mencoba melaporkan aktivitas bising dan berbahaya tersebut melalui layanan kepolisian 110. Namun sayang, laporan tersebut tidak membuahkan hasil karena kendala teknis.

"Saya sudah mencoba menelepon 110 untuk melaporkan balapan liar yang sedang berlangsung, tetapi nomor yang dihubungi sibuk. Pagi harinya, kami terkejut menemukan motor sudah dalam keadaan hangus di sana," ujar Salim, Senin (27/4/2026).

Senada dengan Salim, warga lainnya bernama Alimudin, menyebutkan bahwa kawasan Sport Center memang kerap berubah menjadi arena sirkuit ilegal setiap malam akhir pekan. Meskipun warga sudah berulang kali memberikan teguran, para remaja tersebut seolah tidak menghiraukan keselamatan diri maupun ketertiban umum.

"Taruhannya sudah sangat meresahkan dan di luar batas akal sehat. Mulai dari uang hingga aturan kendaraan yang kalah harus dibakar. Ini sudah tidak bisa dibiarkan," tegas Alimudin dengan nada geram.

Kini, kerangka motor yang telah menghitam tersebut dilaporkan telah dibawa kembali oleh pemiliknya. Warga berharap pihak kepolisian segera meningkatkan frekuensi patroli secara intensif di lokasi-lokasi rawan balapan liar agar aksi vandalisme dan taruhan berbahaya serupa tidak terulang kembali yang bisa mengancam keamanan wilayah Pangkalan Bun. (*)

Editor : Indra Zakaria
#pangkalan bun