Komisi C DPRD Kobar Sambut Baik Langkah Pemkan Terapkan Ganjil-Genap Untuk Pengisian BBM Pertalite

Slamet Harmoko • Dipublikasikan Selasa, 3 November 2026 | 13:46 WIB
Ketua Komisi C DPRD Kobar, H Arief Asyrofi
Ketua Komisi C DPRD Kobar, H Arief Asyrofi

 

KOTAWARINGIN BARAT, Prokal.co – Penerapan aturan pembelian Pertalite menggunakan sistem ganjil-genap di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dinilai menjadi langkah positif untuk mengatasi persoalan antrean kendaraan di SPBU.

Ketua Komisi C DPRD Kobar, H Arief Asyrofi, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan tersebut, namun meminta pengawasan di lapangan dilakukan secara maksimal. Hal itu disampaikanbya pada Senin (2/11/2026). 

Pengaturan pembelian berdasarkan angka terakhir pelat nomor kendaraan diharapkan mampu menciptakan pola pelayanan BBM bersubsidi yang lebih tertib. Kebijakan ini juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan yang selama ini kerap mengular di sejumlah SPBU.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa penerapan sistem ganjil-genap membutuhkan keterlibatan semua pihak. "Tanpa pengawasan yang konsisten, kebijakan tersebut dikhawatirkan tidak berjalan efektif dan justru menimbulkan persoalan baru dalam pelayanan kepada masyarakat, " ungkapnya. 

Arief secara khusus meminta Pertamina menempatkan petugas di setiap SPBU untuk membantu mengawasi pelaksanaan aturan tersebut. Setidaknya, satu personel di masing-masing SPBU diharapkan dapat memastikan mekanisme pengisian BBM berjalan sesuai ketentuan sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Selain Pertamina, ia juga mendorong Polres Kobar ikut melakukan pemantauan secara langsung. Pengawasan dari kepolisian diperlukan untuk membantu menjaga ketertiban serta memastikan tidak ada pihak yang mengabaikan ketentuan pembelian Pertalite melalui sistem ganjil-genap.

"Saya yakin kebijakan ini bisa berjalan dengan baik apabila ada pengawasan dari semua pihak, disertai kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan. Mari kita kompak mendukung penerapan ganjil-genap ini demi kebaikan bersama, sehingga persoalan antrean BBM yang selama ini terjadi bisa diatasi," pungkasnya. (sam/sla)

Editor : Slamet Harmoko
DPRD Kobar Ketua Komisi C DPRD Kobar Arif Asrofi