Ananda : Tanggulangi Banjir Samarinda, Pemerintah Jangan Setengah-Setengah

izak-Indra Zakaria • Dipublikasikan Kamis, 28 Mei 2020 | 10:53 WIB
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kaltim membangun posko dan dapur umum di wilayah terdapak banjir Samarinda yang sudah berlangsung hampir sepekan.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kaltim membangun posko dan dapur umum di wilayah terdapak banjir Samarinda yang sudah berlangsung hampir sepekan.

SAMARINDA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kaltim membangun posko dan dapur umum di wilayah terdapak banjir Samarinda yang sudah berlangsung hampir sepekan.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kaltim, Ananda Emira Moeis mengatakan posko PDI Perjuangan Kaltim untuk menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada warga yang terdampak banjir.

“PDI Perjuangan hadir ditengah warga hal ini sesuai dengan sikap bergotong-royong kami dengan seluruh elemen membantu masyarakat yang terkena dampak banjir,” jelasnya, Kamis (28/5/2020).

Pada posko yang didirikan, selain memberikan bantuan makanan siap saji, PDI Perjuangan juga memberikan bantuan berupa paket sembako kepada korban banjir. Peran pemerintah kota Samarinda diharapkan harus lebih fokus pada penanggulangan banjir ini. Karena, bencana yang terus terjadi setiap tahun.

“Tahun lalu juga banjir. Dan sekarang pasca lebaran warga juga kebanjiran oleh karena itu kami meminta kepada Pemkot fokus dalam penanggulangan banjir ini jangan dibiarkan,” katanya.

“Peran pemerintah menanggulangi banjir janganlah setengah-setengah. Pekerjaan haruslah diselesaikan secara menyeluruh, agar kesusahan warga karena banjir ini bisa terselesaikan,” tambahnya.

Banjir kali ini merendam lima Kecamatan di Kota Samarinda yaitu Samarinda Utara, Sungai Pinang, Samarinda Ulu, Samarinda Ilir, hingga Palaran. Sebanyak 13.706 kepala keluarga (KK) dengan jumlah jiwa sebanyak 44.937 merasakan dampak banjir ditengah pendemi Covid-19. (mym)

Editor : izak-Indra Zakaria