Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Dishub Balikpapan Perketat Pengawasan Angkutan dan Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Wawan • Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:12 WIB
Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli Paturahman.
Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli Paturahman.

 

PROKAL.co, BALIKPAPAN- Menjelang arus mudik Idulfitri 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan bergerak cepat memperkuat pengawasan terhadap angkutan umum sekaligus menyiapkan strategi pengendalian lalu lintas. Langkah ini dilakukan untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, nyaman, dan lancar di tengah peningkatan mobilitas yang diprediksi terjadi signifikan.

Salah satu fokus utama adalah pelaksanaan ramp check atau pemeriksaan kelayakan kendaraan terhadap armada angkutan penumpang. Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas menemukan satu unit bus yang dinyatakan tidak layak jalan karena tidak memenuhi standar uji kir. Temuan ini langsung ditindaklanjuti dengan peringatan kepada pemilik kendaraan agar segera melakukan perbaikan sebelum kembali beroperasi.

Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli Paturahman, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap kendaraan yang mengabaikan aspek keselamatan. Menurutnya, seluruh armada wajib memenuhi standar teknis dan administrasi sebelum melayani penumpang, terlebih pada periode krusial seperti mudik Lebaran.

“Keselamatan penumpang adalah prioritas utama. Kendaraan yang tidak lolos uji kir kami rekomendasikan untuk tidak beroperasi sampai seluruh persyaratan dipenuhi,” tegasnya.

Selain pengawasan armada, Dishub juga meningkatkan pemantauan lalu lintas di sejumlah titik strategis yang rawan kepadatan. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, terutama menjelang puncak arus mudik dan arus balik.

Sejumlah rekayasa lalu lintas pun telah disiapkan. Kawasan Agung Tunggal menjadi salah satu titik perhatian, di mana akan diterapkan sistem dua jalur tanpa putaran langsung. Pengendara yang ingin berbalik arah akan diarahkan ke titik putar yang lebih jauh demi mengurangi potensi kemacetan.

Kebijakan ini merupakan hasil koordinasi lintas sektor melalui Forum Lalu Lintas yang melibatkan unsur kepolisian dan TNI. Untuk mendukung penerapan rekayasa tersebut, Dishub telah menyiapkan sekitar 50 unit beton pembatas jalan, serta tambahan sekitar 50 water barrier dari dukungan program CSR sejumlah SPBU di Balikpapan.

Rekayasa serupa juga direncanakan di sepanjang Jalan Syarifuddin Yoes, khususnya di jalur menuju kawasan Rumah Sakit Hermina Balikpapan hingga Global Sport yang kerap mengalami kepadatan kendaraan pada jam sibuk.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran operasional tahun ini, Dishub memastikan pelayanan tetap berjalan maksimal. Pos-pos pemantauan lalu lintas tetap diaktifkan dengan optimalisasi sumber daya yang ada, terutama pada jam-jam padat.

Tak hanya itu, pembenahan fasilitas transportasi publik juga terus dilakukan, mulai dari perbaikan lampu penerangan jalan hingga halte. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat yang menggunakan angkutan umum selama periode mudik. (adv/kominfobpn)

Editor : Wawan
#ADV Pemkot Balikpapan #pemkot balikpapan