Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Samarinda merilis prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Kalimantan Timur pada Dasarian III April 2026. Secara umum, mayoritas wilayah di Bumi Etam diprediksi akan mengalami curah hujan kategori rendah, yakni berada pada kisaran 0 hingga 50 mm.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto Samarinda, Riza Arian Noor, mengungkapkan bahwa secara deterministik, curah hujan di sebagian besar wilayah Kaltim memang akan didominasi kategori rendah. Namun, ia memberikan catatan khusus bagi wilayah bagian barat.
“Beberapa wilayah seperti Kabupaten Mahakam Ulu, Kabupaten Paser, sebagian Kutai Barat bagian barat, serta sebagian Kutai Timur bagian utara justru diprakirakan mengalami curah hujan kategori menengah, berkisar antara 50 hingga 100 mm,” jelas Riza dalam keterangan resminya, Selasa (21/4/2026).
BMKG juga mencatat adanya potensi anomali di beberapa titik. Meski secara umum sifat hujan berada di bawah normal (31–84 persen), terdapat wilayah kecil di Kabupaten Paser bagian barat daya dan Kabupaten Berau bagian timur yang diprediksi tetap berada pada kategori normal.
Lebih lanjut, kewaspadaan tetap diperlukan bagi penduduk di sebagian wilayah Kabupaten Kutai Barat bagian tenggara dan sebagian kecil Kabupaten Mahakam Ulu bagian tenggara. Wilayah-wilayah tersebut memiliki potensi mengalami curah hujan kategori tinggi yang mencapai 150 hingga 200 mm.
Hingga saat ini, curah hujan tertinggi di Kalimantan Timur tercatat berada di Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat, dengan angka mencapai 161 mm. Dengan kondisi cuaca yang bervariasi antara kategori rendah hingga tinggi ini, masyarakat diimbau untuk tetap memantau informasi cuaca terkini guna mengantisipasi perubahan kondisi di lapangan.
Editor : Indra Zakaria