PROKAL.CO, BANDUNG-Ketua Pengurus Wilayah Kerukunan Bubuhan Banjar Kalimantan Timur (PW KBBKT), Irianto Lambrie, menghadiri halalbihalal warga Banjar di Bandung, Jawa Barat (Jabar), Sabtu (25/4/2026).
Kehadiran Irianto pada silaturahmi ini mewakili Ketua Umum Pengurus Pusat Kerukunan Bubuhan Banjar (PP-KBB) Sadunia, Sahbirin Noor, yang akrab disapa Paman Birin.
Baca Juga: Pemekaran Hampir Tuntas, Desa Mangkurawang Darat Ditargetkan Resmi 2026
Kehadiran Irianto pada silaturahmi itu di antaranya disambut oleh Ketua PW KBB Jabar, Dadang Hermansyah; Ketua PD KBB Bandung Raya, Husnisyah; dan Ketua Panitia Halalbihalal, Ali Gunawan.
“Terima kasih atas keramah-tamahan yang luar biasa dan penerimaan dari Pak Dadang Hermansyah dan warga Banjar di sini,” ujarnya.
Saat memberi sambutan, Irianto mengaku sangat bangga karena dapat melaksanakan tugas mewakili Ketum PP KBB pada silaturahmi itu.
“Saya menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Ketum PP KBB Pak Syahbirin Noor atau Paman Birin karena tidak sempat hadir langsung dan menyampaikan Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah dan berhalalbihalal bersama kita saat ini,” katanya.
Baca Juga: Kaltim Siaga Karhutla: BMKG Balikpapan Deteksi Lonjakan Titik Panas
Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) 2016-2021 itu menambahkan, tradisi halalbihalal ini penting untuk membangun karakter bubuhan Banjar sebagai bagian integral Bangsa Indonesia.
Urang (orang) Banjar banyak memiliki karakter sosial yang religius, toleransi, adatif, memiliki semangat gotong royong yang baik, mampu bergaul lintas suku dan ras, lintas agama, bahkan lintas negara.
“Juga melahirkan ulama besar seperti Syech Al Banjari dan Guru Sekumpul yang haulnya setiap tahun dihadiri oleh umat Islam hingga jutaan orang,” katanya.
Urang Banjar di perantauan, tambahnya, telah teruji berdaya saing di berbagai profesi dan bidang usaha.
Ada yang jadi pedagang, pengusaha, pegawai pemerintah, polisi, prajurit TNI, pejabat publik, hingga jenderal.
Juga tersebar di seluruh Nusantara dan beberapa negara lain.
Baca Juga: Indonesia Tegaskan Tak Ada Tarif di Selat Malaka, Patuhi Hukum Laut Internasional UNCLOS
Seperti, Malaysia, Brunei Darussalam, Arab Saudi, Mesir, Kuwait, Eropa, hingga Amerika Serikat.
Halalbihalal saat itu tak hanya dihadiri warga banjar dari KBB Bandung Raya yang meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Soreang, serta Kabupaten Sumedang. Ada juga dari Indramayu, Cianjur, hingga Bogor. (*)
Editor : Faroq Zamzami