Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Bantah Narasi KPK, Rita Widyasari Buka Suara Soal Sitaan 110 Mobil: Itu Bukan Milik Saya, Titik!

Redaksi Prokal • Rabu, 10 Juni 2026 | 09:15 WIB
Rita Widyasari (FOTO: DOK)
Rita Widyasari (FOTO: DOK)

PROKAL.CO- Mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari, kembali melayangkan klarifikasi menohok terkait tumpukan aset bernilai fantastis yang pernah diumumkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @ritawidyasari.official, Rita dengan tegas menepis kabar yang menyebutkan bahwa ratusan kendaraan mewah dan dana melimpah yang disita penyidik adalah miliknya.

Rita menyoroti tajam pemberitaan mengenai penyitaan 110 unit mobil serta uang tunai ratusan miliar rupiah yang selama ini telanjur membentuk opini publik seolah-olah itu semua adalah harta kekayaannya. Ia menyatakan siap membuktikan bahwa seluruh aset tersebut sebenarnya milik pihak lain yang kebetulan ikut menjadi objek penggeledahan saat proses penyidikan berlangsung.

"Jika kelak saya bisa buktikan bahwa 110 mobil itu bukan milik saya, dan uang sitaan ratusan miliar itu bukan milik saya, tapi NARASI KPK semua itu adalah harta saya, bagaimana saya menuntut ini???" tulis Rita meluapkan kegundahannya di media sosial.

Lebih lanjut, mantan orang nomor satu di Kutai Kartanegara ini meminta agar namanya tidak dijadikan tameng atau pintu masuk untuk mengaitkan aset milik orang lain ke dalam pusaran kasusnya. Rita menegaskan bahwa seluruh kekayaan aslinya murni berasal dari gurita bisnis keluarga yang sah dan sudah menggeliat jauh sebelum dirinya melangkah ke dunia politik sebagai kepala daerah.

Ia menggarisbawahi bahwa barang-barang yang ditemukan di berbagai lokasi penggeledahan tidak bisa diklaim otomatis sebagai kepunyaannya hanya karena namanya terseret dalam perkara tersebut. Rita pun memastikan dirinya tidak akan tinggal diam dan bakal terus menyuarakan kebenaran demi memulihkan nama baiknya.

"Saya tidak akan tinggal diam, jangan jadikan saya pintu masuk untuk membuka rekening ke Pak Yapto dan Pak Robert dan lainnya. Harta saya miliki semua dari usaha yang sah berdasarkan aturan negara dan berdiri sejak sebelum saya menjabat. Sekali lagi saya katakan, saya tidak memiliki harta-harta yang digeledah itu, titik!" tegas Rita menutup pernyataannya dengan emotikon marah.

Unggahan emosional ini pun langsung memicu kegemparan di jagat maya, sekaligus memanaskan kembali perdebatan publik mengenai daftar aset sitaan dalam pengembangan kasus dugaan korupsi dan pencucian uang tersebut. (*)

Editor : Indra Zakaria
#rita widyasari