SAMARINDA – Agenda penyusunan kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur untuk masa bakti 2026-2030 kembali bergulir dinamis. Langkah tim formatur yang dikabarkan telah merampungkan draf gemuk berisi 137 nama pengurus, kini harus berbalik arah. Intervensi positif datang dari Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, yang secara tegas meminta adanya perampingan radikal demi efektivitas kinerja organisasi.
Rudy Mas'ud mengarahkan agar struktur kepengurusan KONI Kaltim dipangkas signifikan hingga menyisakan maksimal 80 orang saja. Tidak hanya menuntut efisiensi jumlah, orang nomor satu di Benua Etam ini juga memperketat syarat bagi para calon pengurus harian. Mereka diwajibkan menyerahkan curriculum vitae (CV) atau rekam jejak resmi sebagai instrumen evaluasi kompetensi serta integritas sebelum resmi dilantik.
Kabar mengenai perombakan massal di tubuh induk olahraga Kaltim ini dibenarkan oleh sumber internal yang terlibat erat dalam proses penyusunan. Menurutnya, arahan dari gubernur tersebut ditujukan agar roda organisasi bisa bergerak lebih lincah dan tepat sasaran dalam membina prestasi atlet daerah. Kewajiban menyetor rekam jejak juga menjadi standar baru agar posisi krusial diisi oleh sosok yang benar-benar berkompeten di bidangnya.
Instruksi mendadak ini tentu menjadi tantangan besar bagi tim formatur yang dipimpin oleh Ketua Umum KONI Kaltim terpilih, Anderiy Syachrum. Pasalnya sejak awal Juni, tim formatur telah bekerja keras menyaring nama hingga menghasilkan draf final setebal 137 orang. Dengan adanya kebijakan baru ini, tim formatur dipaksa menyaring ulang secara ketat dan mengeliminasi hampir separuh dari nama-nama yang sebelumnya sudah bernapas lega masuk dalam draf.
Hingga menjelang akhir pekan, dinamika di internal KONI Kaltim masih bergerak cepat. Tim formatur dilaporkan terus menggelar rapat maraton dan intensif untuk menindaklanjuti restrukturisasi ini. Langkah cepat ini diambil demi menyelaraskan struktur baru dengan visi pemerintah daerah, sekaligus menjaga keharmonisan sinergi antara KONI Kaltim dan Pemprov Kaltim sebagai mitra strategis olahraga.
Proses bongkar pasang dan penyempurnaan kabinet olahraga Kaltim ini diperkirakan masih akan menyedot energi dalam beberapa hari ke depan. Publik olahraga di Kaltim kini menanti, siapa saja 80 sosok pilihan yang berhasil lolos dari lubang jarum efisiensi dan verifikasi rekam jejak ala Rudy Mas'ud tersebut sebelum draf kepengurusan akhirnya diumumkan secara resmi ke publik. (*)
Editor : Indra Zakaria