Juara Bertahan Kembali Berlaga! Gubernur Pimpin Langsung Defile Kafilah Kaltim di MTQ Nasional

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 15:11 WIB
Kafilah Kaltim saat defile.
Kafilah Kaltim saat defile.

SEMARANG — Kafilah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tampil memukau saat menghadiri Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI yang digelar meriah di Arena Utama MTQ, Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang, Jumat (12/9/2036) malam.

Sebagai juara umum bertahan, Kalimantan Timur mendapat sorotan dan apresiasi khusus dalam ajang bergengsi tersebut. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam sambutannya secara khusus menyapa dan memberikan penghormatan kepada kontingen Bumi Etam yang sukses memuncaki raihan gelar dua tahun lalu.

Dukungan penuh Pemprov Kaltim terlihat nyata di lapangan. Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud turun langsung dan membaur bersama 56 qari-qariah serta para official Kaltim saat parade defile kafilah mengintari panggung utama.

Ketua III LPTQ Kaltim, Jauhar Efendi, mengonfirmasi antusiasme dan perhatian besar yang didapatkan rombongan Kaltim selama prosesi pembukaan.

“Gubernur Jawa Tengah secara khusus menyebut Kaltim dalam sambutannya karena dua tahun lalu berhasil meraih juara umum. Dalam defile kafilah, Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud juga ikut terjun langsung dan membaur bersama kafilah Kalimantan Timur,” ujar Jauhar Efendi melaporkan langsung dari Semarang.

Kehadiran jajaran Pemprov dan LPTQ Kaltim terbilang sangat solid. Selain Gubernur dan istri, rombongan didampingi oleh Ketua II LPTQ Kaltim sekaligus Kabiro Kesra Dasmiah, Ketua III LPTQ Kaltim Jauhar Efendi, Sekum LPTQ Kaltim Rudi Kartono, para sekretaris, hingga seluruh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Kaltim yang hadir memberikan dorongan moral.

Format Baru: MTQ Digelar Tiap Tahun

MTQ Nasional XXXI di Semarang ini dibuka resmi oleh Menko PMK Pratikno yang mewakili Presiden RI Prabowo Subianto melalui prosesi pemukulan bedug. Dalam amanat yang dibacakan Pratikno, Presiden menyampaikan pesan agar perbedaan tradisi membaca Al-Qur'an dari 37 provinsi yang hadir menjadi pemersatu dalam bingkai NKRI.

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengumumkan kebijakan monumental bagi dunia tilawatil Qur'an tanah air. Mulai tahun depan, MTQ Nasional akan diselenggarakan setiap tahun, sementara ajang Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) resmi ditiadakan.

“Dibandingkan dengan MTQ Internasional, MTQ Nasional jumlah pesertanya jauh lebih banyak. Demikian juga dengan jumlah cabang, golongan, dan kategori yang jauh lebih banyak,” jelas Menag Nasaruddin.

Dengan mengusung status juara bertahan dan diperkuat 56 peserta terbaik yang berlaga di berbagai cabang lomba, Kalimantan Timur optimistis mampu memberikan penampilan maksimal serta mempertahankan tradisi prestasi dan syiar Qur'ani Bumi Etam di kancah nasional. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
mtq kaltim