PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Kalimantan Timur (Kaltim) termasuk provinsi dengan penderita stroke tertinggi di Indonesia.
Data menunjukkan, pada 2023, provinsi ini menempati urutan kelima jumlah pasien stroke terbanyak di negeri ini.
“Saya khawatir angkanya (pasien stroke) bisa kembali tinggi lagi di Kaltim ini. Salah satu indikatornya, beberapa tahun terakhir jumlah penduduk di Kaltim semakin banyak, kita lihat ‘kan orang semakin banyak yang masuk ke sini (Kaltim),” kata Fajar Rudy Qimindra, dokter spesialis neurologi di RS Pertamina Balikpapan (RSPB) saat bincang seputar stroke dengan tema Kenali dan Cegah Stroke pada usia Produktif di Gedung Biru Kaltim Post Group, Balikpapan, Jumat (25/10/2024).
Berdasarkan prevalensi stroke per mil, dengan diagnosis pada penduduk umum di atas 15 tahun, pada 2013-2018, menurut provinsi, Kaltim ada di urutan pertama. Disusul, Jogjakarta, Sulawesi Utara (Sulut), Kepulauan Riau (Kepri), dan Kalimantan Utara (Kaltara).
Dokter Qimi menambahkan, penyakit stroke merupkan penyebab kematian nomor tiga di dunia dan penyebab kecacatan nomor satu di dunia.
Sementara di Indonesia, menurut data Riskesdas dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tahun 2007 dan 2013, stroke merupakan penyebab kematian nomor satu.
Prevalensi stroke di Indonesia meningkat dari 8,3 dalam 1.000 penduduk pada data Riskesdas 2007, menjadi 10,9 dalam 1.000 penduduk pada Riskesdas 2018. (far)
Editor : Faroq Zamzami