Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Rumah Tinggal Puing, Regita Harus UNBK Susulan

miminradar-Radar Banjarmasin • Rabu, 27 Maret 2019 - 16:29 WIB

BANJARMASIN - 25 jiwa harus kehilangan tempat tinggal. Akibat kebakaran hebat yang melanda Gang Pondok Indah, Gatot Subroto 7, kemarin (26/3) pagi.

Kebakaran itu menghanguskan 4 buah rumah. Terjadi sekitar pukul 08.30 Wita. Api berasal dari salah satu kamar di rumah Kakek Slamet, yang dihuni Baiturrahman, sepupunya.

Kala itu, kamar Baiturrahman dalam keadaan kosong. Dia sedang membantu berjualan di depan rumahnya.

"Saya melihat api tiba-tiba membesar dan membumbung tinggi ke atas. Saya langsung saja berpikir menyelamatkan sepeda motor yang terparkir di depan rumah," ungkapnya.

Karena itu, Baiturrahman harus dilarikan. Dirinya mengalami luka bakar pada kedua belah tangan dan disekitar wajahnya. Ia terkena panas api saat menyelamatkan sepeda motor dan tas berisi uang.

"Saya ingin menyelamatkan tas berisi uang. Namun sayang, tak berhasil diselamatkan. Malah luka bakar yang saya dapat," ungkapnya sambil menahan perihnya luka bakar.

Ia mengakui bahwa api terlihat berasal dari kamarnya. Namun Baiturrahman tak tahu pasti apa penyebabnya.

Sementara itu, pemilik rumah; Slamet mengaku sedang berada di dapur saat kejadian itu. Kala melihat api, ia terkejut dan langsung keluar menyelamatkan diri.

"Saya lagi membuat kopi ke dapur. Tiba-tiba api muncul dari kamar kosong. Api langsung saja membesar. Saya langsung menyelamatkan anak," terangnya.

Kebakaran itu juga memaksa cucu Slamet; Regita Nur Ivanza meninggalkan ruang ujian di sekolah. Ketia itu ia sedang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMKN 4 Banjarmasin.

Air mata siswi kelas 12, jurusan Perhotelan I itu terus menetes. Saat melihat rumah sang kakek dan neneknya habis terbakar. Karena ia tinggal bersama mereka.

"Ulun (saya) lagi UN Matematika. Mendengar rumah nenek terbakar, langsung saja saya meminta izin meninggalkan ruangan ujian. Untungnya panitia mengijinkan keluar, dan mau memberikan ujian susulan," tuturnya sambil terisak.

Regita juga terlihat ikut mengais sisa kebakaran. Berharap masih ada barang yang masih bisa digunakan. "Tak ada barang saya yang bisa diselamatkan, tinggal baju sekolah yang saya pakai ini saja yang masih tersisa," imbuhnya.

Selain tempat tinggal Slamet, ada tiga rumah lainnya yang terbakar. Yakni milik Abdul Majid, M Efendy dan Endang.

"Jadi ada empat buah rumah yang terbakar, empat kartu keluarga dengan total 25 jiwa," pungkas Kalak BPBD Kota Banjarmasin, M Hilmi.

Sejauh ini, penyebab kebakaran diduga karena arus pendek listrik. Namun, petugas berwenang masih memastikannya. (mr-154/ema)

Editor : miminradar-Radar Banjarmasin
#Kriminal Kebakaran