Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Aksi Remaja Bawa Senjata Tajam di Pontianak Makin Meresahkan

Syahriani Siregar • Rabu, 13 Maret 2024 | 08:00 WIB

 

ilustrasi sajam
ilustrasi sajam

Aksi remaja membawa senjata tajam semakin meresahkan. Terbaru polisi mengamankan tiga remaja di sebuah warung kopi Jalan Budi Karya I, Kecamatan Pontianak Selatan membawa senjata tajam.   

Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Adhe Hariadi mengatakan, untuk melakukan cipta kondisi agar Pontianak aman dan kondusif pihaknya menggelar kegiatan rutin yang ditingkatkan.Adhe menerangkan, dalam pelaksanaan kegiatan rutin yang ditingkatkan, seluruh kepala satuan di Polresta Pontianak diterjunkan. 

Ade menuturkan, pada kegiatan rutin yang ditingkatkan pada Sabtu dan Minggu, 9 dan 10 Maret kemarin, pihaknya melakukan penyisiran di tiga lokasi berbeda, yakni Jalan Juanda, Jalan Gusti Ngurah Rai, dan Jalan Budi Karya I. 

"Saat penyisiran di warung-warung kopi di Jalan Juanda dan Jalan Gusti Ngurah Rai, kami menemukan remaja-remaja yang sedang kumpul tetapi tidak membawa senjata tajam," kata Adhe, Senin (11/3).  Namun, lanjut Adhe, ketika penyisiran dilakukan di sebuah warung kopi Jalan Budi Karya I, ditemukan tiga remaja membawa senjata tajam.Ketiga anak-anak itu langsung diamankan dan digiring ke Mapolresta Pontianak.

"Ketiga anak-anak yang diamankan usianya 15 tahun, 16 tahun, dan 18 tahun," ungkap Adhe.

Adhe mengungkapkan, setelah dilakukan pendataan, ketiga anak remaja membawa sajam tersebut diketahui merupakan warga Kubu Raya. 

Adhe menyatakan, kegiatan rutin yang ditingkatkan merupakan kegiatan yang dilaksanakan setelah adanya kejadian penyerangan oleh sekelompok anak remaja yang tidak dikenal dengan menggunakan senjata tajam terhadap warga sekitar di Jalan Nirbaya, Kecamatan Pontianak Selatan, beberapa waktu lalu.

Sehingga, Adhe menambahkan, kegiatan tersebut akan terus dilakukan untuk menjaga kondusivitas dan keamanan Kota Pontianak.

Adhe sudah memerintahkan kepada seluruh kepala satuan dan Kapolsek jajaran di Kota Pontianak untuk terus melakukan patroli di lokasi rawan gangguan kamtibmas. 

"Saya mengimbau kepada masyarakat apabila menemukan atau melihat serta mengetahui aksi anak remaja bersajam di Pontianak untuk dapat segera melaporkan atau memberikan informasi kepada kantor kepolisian terdekat," imbau Adhe. (*)

Editor : Indra Zakaria