NUNUKAN – Kepolisian Resor (Polres) Nunukan mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul maraknya kasus pencurian dalam beberapa waktu terakhir. Peningkatan angka kriminalitas, baik berupa pencurian dengan kekerasan (curas) maupun pencurian dengan pemberatan (curat), menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di wilayah Kabupaten Nunukan.
Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas, melalui Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Tunon Taka, Iptu Andre Azmi Azhari, menegaskan bahwa peran aktif warga sangat krusial dalam menekan angka kejahatan. Menurutnya, pelaku kejahatan sering kali memanfaatkan kelengahan korban untuk melancarkan aksinya.
Iptu Andre menjelaskan bahwa berdasarkan hasil evaluasi, sejumlah kasus yang terjadi belakangan ini dipicu oleh kelalaian korban, seperti menyimpan barang berharga di tempat yang mudah dijangkau atau kurangnya sistem pengamanan di lingkungan tempat tinggal. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak memberikan celah sedikit pun bagi para pelaku kriminal.
Pihak kepolisian menyarankan langkah-langkah preventif sederhana namun efektif bagi warga, di antaranya memastikan seluruh pintu dan jendela rumah terkunci rapat saat ditinggalkan, serta menghindari penggunaan barang berharga atau perhiasan yang mencolok di tempat umum. Selain itu, masyarakat diimbau untuk lebih peka terhadap situasi di sekitar, terutama saat berada di kawasan yang dianggap rawan.
Guna memberikan rasa aman, Polres Nunukan berkomitmen untuk terus mengintensifkan patroli rutin di wilayah-wilayah strategis. Namun, efektivitas langkah preventif ini tetap bergantung pada sinergi antara polisi dan warga. Masyarakat diminta tidak ragu untuk segera melaporkan setiap kejadian atau aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti secara cepat. Dengan meningkatnya kewaspadaan dan kepedulian bersama, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Nunukan dapat kembali kondusif dan potensi aksi kriminalitas dapat diminimalisir sedini mungkin. (*)
Editor : Indra Zakaria