Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Tragedi Arut Utara: Hilang Tiga Hari, Istri Karyawan Sawit Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Rumah

Redaksi Prokal • Kamis, 23 April 2026 | 06:45 WIB
DIBUNUH: Penggalian untuk mengangkat mayat korban dugaan pembunuhan. (tyo/radar sampit)
DIBUNUH: Penggalian untuk mengangkat mayat korban dugaan pembunuhan. (tyo/radar sampit)

PROKAL.CO- Warga Afdeling 16, PT Bangun Jaya Alam Permai (BJAP) 2, Desa Kerabu, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat, digegerkan dengan penemuan mayat seorang perempuan pada Senin (20/4) malam. Korban yang diketahui bernama Agata Baoksuni tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan, terkubur di belakang rumahnya sendiri.

Peristiwa ini mulai terkuak berkat kecurigaan pihak keluarga yang tidak melihat keberadaan korban sejak Sabtu (18/4). Berdasarkan keterangan Kapolsek Arut Utara, Ipda Edgar Alfiansyah, kecurigaan bermula saat salah satu anggota keluarga bernama Martinus menanyakan keberadaan korban kepada suaminya, Nikson Foto. Kepada Martinus, Nikson memberikan jawaban yang janggal dengan menyebutkan bahwa istrinya telah pergi merantau untuk bekerja ke Batam tanpa pamit.

Kecurigaan Martinus semakin menguat saat ia mengajak Nikson untuk mencari korban pada siang hari. Bukannya membantu melakukan pencarian, Nikson justru pergi meninggalkan rumah menggunakan sepeda motor dan tidak kunjung kembali. Merasa ada yang tidak beres, Martinus bersama warga sekitar berinisiatif melakukan penyisiran ke arah belakang rumah yang dihuni pasangan tersebut pada Senin malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Dalam pencarian tersebut, warga menemukan gundukan tanah yang terlihat masih baru dan gembur. Setelah dilakukan penggalian secara swadaya, warga menemukan papan kayu dan mencium aroma busuk yang sangat menyengat. Temuan tersebut segera dilaporkan ke pihak perusahaan dan diteruskan ke Polsek Arut Utara.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melanjutkan proses penggalian dan berhasil mengevakuasi jasad Agata yang sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Korban dan suaminya diketahui merupakan karyawan di perusahaan perkebunan sawit tersebut dan baru bekerja selama kurang lebih enam bulan.

Pihak kepolisian menduga kuat bahwa Agata merupakan korban tindak pidana pembunuhan. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam dan memburu keberadaan suami korban yang menghilang sejak proses pencarian dimulai guna mengungkap motif di balik tragedi berdarah ini. (*)

Editor : Indra Zakaria
#arut utara