Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Jejak Berdarah di Kebun Sawit: Suami Menghilang Misterius Usai Istri Ditemukan Terkubur di Belakang Rumah

Redaksi Prokal • Kamis, 23 April 2026 | 09:45 WIB
Korban Agata Baoksuni bersama suaminya Nikson Toto semasa hidup. (warga/radar sampit)
Korban Agata Baoksuni bersama suaminya Nikson Toto semasa hidup. (warga/radar sampit)

PROKAL.CO- Tim Jatanras Satreskrim Polres Kotawaringin Barat (Kobar) bersama Polsek Arut Utara kini tengah bergerak cepat melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku pembunuhan sadis Agata Baoksuni. Jasad perempuan malang tersebut sebelumnya ditemukan terkubur secara tidak wajar di kedalaman hanya 30 sentimeter di belakang rumahnya di Afdeling 16, PT Bangun Jaya Alam Permai (BJAP) 2, Desa Kerabu, Arut Utara.

Kecurigaan kepolisian kini menguat kepada sosok suami korban, Nikson Toto. Dugaan ini bukan tanpa alasan, pasalnya Nikson menghilang secara misterius sesaat setelah diajak oleh kerabat korban untuk mencari keberadaan istrinya yang tidak terlihat selama beberapa hari. Selain itu, keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian turut memperkuat dugaan keterlibatan sang suami dalam tragedi berdarah ini.

Kapolsek Arut Utara, Ipda Edgar Alfiansyah, mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan tetangga, sempat terdengar pertengkaran hebat antara korban dan suaminya sebelum Agata dilaporkan menghilang. Posisi terakhir korban diketahui sedang bersama suaminya pada Sabtu (19/4), yang diduga menjadi waktu terjadinya aksi pembunuhan tersebut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum bisa memberikan kesimpulan mengenai motif di balik pembunuhan keji tersebut karena terduga pelaku masih dalam pelarian. Meskipun jasad korban telah menjalani proses otopsi di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun untuk memastikan penyebab kematian, fokus utama petugas saat ini adalah melacak jejak pelarian Nikson.

Pihak Polsek Arut Utara terus berkoordinasi intensif dengan Jatanras Satreskrim Polres Kobar guna mempersempit ruang gerak terduga pelaku. Kepolisian meminta masyarakat untuk bersabar dan memberikan informasi jika melihat keberadaan orang yang mencurigakan, sementara pengejaran terus dilakukan secara maksimal di lapangan. (*)

Editor : Indra Zakaria
#arut utara