Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Tragedi Berdarah di Mentaya Hulu: Dua Satpam Sawit Diberondong Tembakan Saat Patroli

Redaksi Prokal • Sabtu, 25 April 2026 | 06:30 WIB
ilustrasi penembakan
ilustrasi penembakan

 PROKAL.CO- Ketegangan pecah di area perkebunan kelapa sawit Desa Tanjung Jariangau, Kecamatan Mentaya Hulu, Kotawaringin Timur, pada Rabu (22/4) lalu. Dua petugas satuan pengamanan (Satpam) perusahaan menjadi korban penembakan brutal oleh orang tak dikenal (OTK) saat tengah menjalankan tugas patroli rutin di kawasan Jalan Blok S6 Estate 1, Afdeling 4.

Insiden ini bermula ketika para petugas keamanan menemukan tumpukan buah sawit hasil panen liar yang diduga kuat sebagai aksi pencurian. Namun, saat tim patroli berusaha mendekati lokasi temuan tersebut, situasi berubah menjadi mencekam. Seorang pria yang sudah bersiap dengan senjata api tiba-tiba muncul dan langsung melepaskan tembakan ke arah petugas tanpa peringatan.

Kasi Humas Polres Kotim, AKP Edy Wiyoko, mengonfirmasi bahwa dua personel berinisial PO (45) dan DI (26) menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Akibat serangan mendadak itu, PO menderita luka tembak di lengan kiri, sementara DI mengalami luka cukup parah di bagian telapak tangan hingga menembus jari.

"Benar, saat ini kasusnya sedang ditangani Unit Reskrim Polres Kotim. Petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut di lapangan," ujar Edy mewakili Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, Jumat (24/4).

Keadaan sempat semakin genting ketika beberapa orang lainnya muncul dari balik semak-semak dan ikut memberondongkan tembakan ke arah korban serta saksi di lokasi. Dalam kondisi terluka dan terdesak, para petugas terpaksa berlari menyelamatkan diri menuju pos keamanan terdekat sebelum akhirnya dievakuasi ke fasilitas medis untuk mendapatkan pertolongan darurat.

Pihak kepolisian menduga kuat bahwa aksi penembakan ini berkaitan erat dengan komplotan pencuri sawit yang kerap beroperasi di wilayah tersebut. Hingga saat ini, tim Satreskrim Polres Kotim terus memburu para pelaku yang diduga merupakan kelompok terorganisir. Kepolisian berjanji akan terus menginformasikan perkembangan pengejaran terhadap pelaku guna menjamin keamanan di wilayah perkebunan Bumi Tambun Bungai tersebut. (*)

Editor : Indra Zakaria
#penembakan