Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Pengelola THM Sampit Angkat Bicara, Tegaskan Duel Berdarah Terjadi di Luar Area Manajemen

Redaksi Prokal • Kamis, 21 Mei 2026 | 12:35 WIB
PERKELAHIAN: Seorang pria tampak lemas usai berkelahi di kawasan THM di Sampit. (Warga/Radar Sampit)
PERKELAHIAN: Seorang pria tampak lemas usai berkelahi di kawasan THM di Sampit. (Warga/Radar Sampit)

 
SAMPIT – Pihak pengelola tempat hiburan malam (THM) yang berlokasi di Jalan Tjilik Riwut, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), akhirnya memberikan klarifikasi resmi. Langkah ini diambil menyusul viralnya video insiden perkelahian berdarah yang sempat menghebohkan warga dan dikaitkan erat dengan lokasi usaha mereka.

Andry, selaku perwakilan pengelola THM, menegaskan bahwa baku hantam yang mengakibatkan seorang pria mengalami luka parah hingga wajahnya bersimbah darah tersebut sama sekali tidak terjadi di dalam area tempat hiburan yang ia pimpin. Menurutnya, titik keributan berada di luar garis batas pengawasan pihak manajemen.

“Dari awal, kejadian itu bukan terjadi di dalam tempat kami. Lokasinya berada di luar area pantauan kami, sehingga tidak ada kaitannya langsung dengan aktivitas di dalam,” ujar Andry saat memberikan keterangan pers di Sampit.

Pihak manajemen menyayangkan narasi yang beredar sebelumnya di masyarakat. Andry menilai informasi awal tersebut telah menggiring opini publik dan menimbulkan kesan seolah-olah keributan hebat itu dipicu atau bermula dari dalam ruangan THM. Padahal, ia mengklaim bahwa pihaknya selama ini menerapkan sistem pengamanan yang sangat ketat untuk mencegah segala bentuk gangguan keamanan maupun bentrokan antar pengunjung.

Menurut penjelasan Andry, seluruh aktivitas pengunjung di dalam area hiburan selalu berada di bawah pengawasan ketat petugas keamanan internal. Jika terdeteksi ada riak-riak konflik atau potensi keributan, personel keamanan dipastikan akan langsung mengambil tindakan preventif secara cepat.

“Kami memiliki standar operasional dalam menjaga keamanan. Jika ada potensi keributan di dalam, pasti langsung kami tangani,” kata Andry dengan nada tegas.

Melalui klarifikasi ini, ia berharap agar masyarakat tidak langsung mengaitkan setiap peristiwa kriminal atau keributan yang kebetulan terjadi di sekitar kawasan Jalan Tjilik Riwut dengan operasional THM miliknya. Ia meminta agar informasi yang disebarluaskan di media sosial bisa lebih berimbang dan didasarkan pada fakta riil di lapangan.

“Kalau saja perkelahian itu terjadi dari dalam, kami pasti tidak akan membiarkan itu terjadi. Dan kami pasti langsung mengamankan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tuturnya.

Sebelumnya, jagat maya di Kota Sampit sempat digegerkan oleh beredarnya rekaman video yang memperlihatkan seorang pria terduduk lemas dengan kondisi wajah penuh luka dan darah. Insiden duel itu diketahui terjadi di kawasan sekitar Wella Hotel, Jalan Tjilik Riwut. Hingga saat ini, pihak kepolisian dan otoritas berwenang masih terus melakukan penelusuran lebih lanjut untuk mengungkap motif pasti di balik perkelahian tersebut, meski dugaan sementara menyebutkan bentrokan dipicu oleh persoalan pribadi yang melibatkan seorang perempuan. (*)

Editor : Indra Zakaria
#sampit