SAMARINDA — Urusan asmara kembali memicu aksi nekat yang mengerikan. Diduga karena sakit hati setelah terlibat pertengkaran, seorang pemuda berinisial MZ (22) gelap mata hingga tega menembak kekasihnya sendiri, LA (20), menggunakan senapan angin.
Peristiwa berdarah ini terjadi di kawasan Jalan Pangeran Suryanata, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, pada Jumat (12/6) malam sekitar pukul 22.25 WITA. Tragedi ini berlangsung begitu cepat. Berdasarkan rekaman Closed Circuit Television (CCTV) di sekitar lokasi kejadian, korban yang berstatus sebagai mahasiswi tersebut baru saja hendak melangkah masuk ke pekarangan rumahnya. Tanpa diduga, MZ yang sudah mengintai langsung melepaskan tembakan ke arah LA.
Akibatnya fatal: Peluru senapan angin tersebut tepat mengenai bagian kepala korban. LA langsung tumbang bersimbah darah di lokasi kejadian.
Melihat kekasihnya ambruk, MZ langsung ambil langkah seribu. Rekaman CCTV memperlihatkan momen ketika pemuda tersebut berlari kencang meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Warga yang mengetahui kejadian ini segera melarikan LA ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif akibat luka serius yang dideritanya.
Pelaku Diringkus Kurang dari 4 Jam
Mendapat laporan mengenai aksi brutal tersebut, pihak kepolisian bergerak cepat. Tak butuh waktu lama bagi Unit Reskrim Polsek Samarinda Ulu untuk melacak keberadaan pelaku. Kurang dari empat jam setelah penembakan, MZ berhasil dibekuk di kawasan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar). Pemuda tersebut ditangkap tanpa perlawanan berarti. Bersama dengan pelaku, polisi juga mengamankan satu pucuk senapan angin yang digunakan untuk melukai korban.
Kapolsek Samarinda Ulu, AKP Asriadi, membenarkan adanya peristiwa tragis yang menimpa mahasiswi tersebut. Ia menegaskan bahwa saat ini MZ telah dijebloskan ke dalam sel tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Ada laporannya dan untuk terduga pelaku sudah kami amankan. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku, sementara korban masih menjalani perawatan di rumah sakit," ujar AKP Asriadi.
Hingga kini, penyidik masih mengorek keterangan lebih dalam dari MZ guna memastikan motif pasti di balik aksi nekatnya, serta mengumpulkan barang bukti pendukung lainnya. "Kami masih melakukan pendalaman pemeriksaan untuk memastikan motif pastinya. Sejumlah barang bukti sudah kami amankan. Untuk detailnya akan kami beberkan dalam pers rilis pimpinan nanti," pungkas Asriadi. (*)
Editor : Indra Zakaria