Nekat Rekam Wanita Mandi Pakai HP, Oknum Sekuriti di Samarinda Apes Terekam CCTV dan Dipolisikan

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 09:30 WIB
ilustrasi diborgol
ilustrasi diborgol

 

PROKAL.CO- Niat jahat mengintai ruang pribadi berujung petaka bagi seorang oknum sekuriti berinisial RA. Pria yang bertugas di salah satu kantor pelatihan kerja di kawasan Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu ini harus berurusan dengan aparat kepolisian setelah kepergok merekam seorang wanita yang tengah mandi.

Aksi tak terpuji tersebut dilancarkan RA saat sedang bertugas piket menjaga area kantor pada Sabtu pagi. Memanfaatkan momentum saat para peserta pelatihan menggunakan fasilitas kamar mandi, RA secara diam-diam menyelinap dan mengarahkan kamera ponselnya lewat celah ventilasi udara untuk mengintip serta merekam korban.

Namun, aksi tidak terpujinya itu berantakan usai korban menyadari keberadaan ponsel asing yang menyempil di ventilasi. Terkejut melihat kamera yang menyorot ke arahnya, korban langsung berteriak histeris dan meminta pertolongan kepada rekan-rekannya di sekitar lokasi kejadian.

Ulah ceroboh RA kian tak terbantahkan setelah penelusuran fakta memperlihatkan gerakan mencurigakannya. Rekaman kamera pengawas (CCTV) di area luar kamar mandi menangkap jelas detik-detik saat oknum sekuriti tersebut sibuk mengarahkan ponselnya ke celah ventilasi dari luar.

Merasa dilecehkan dan tidak terima atas perbuatan pelaku, korban lantas melaporkan insiden tersebut ke Mapolsek Samarinda Ulu untuk diproses secara hukum. Polisi yang menerima laporan langsung bergerak cepat menangani kasus pelanggaran privasi tersebut.

Saat dikonfirmasi mengenai penanganan kasus ini, Kapolsek Samarinda Ulu, AKP Asriadi, membenarkan bahwa pihak kepolisian tengah memproses laporan terhadap oknum sekuriti tersebut. "Iya ada (penanganan perkara). Maaf kami masih di perjalanan," ujar AKP Asriadi singkat saat memberikan konfirmasi mengenai tindak lanjut laporan korban.

Kini oknum sekuriti tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum, sementara pihak kepolisian terus melengkapi keterangan dari saksi dan bukti rekaman CCTV di lokasi kejadian. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
security