Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gara-Gara 'Live' TikTok Saat Jam Kerja, Dua Oknum ASN Damkar Kotim Tertunduk Malu Sampaikan Maaf Terbuka

R
Penulis: Redaksi Prokal❯
Tangkapan layar 2 ASN Disdamkarmat Kotim meminta maaf.(TikTok)
Tangkapan layar 2 ASN Disdamkarmat Kotim meminta maaf.(TikTok)

Advertisement

PROKAL.CO- Ulah dua oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang asyik siaran langsung (live) TikTok sambil bernyanyi saat jam kerja berujung penyesalan. Usai aksinya memicu kecaman publik dan adu mulut dengan warganet, keduanya resmi menyampaikan permohonan maaf terbuka.

Video siaran langsung lewat akun @_cinnamonsrolls tersebut mendadak viral lantaran keduanya mengenakan seragam dinas lengkap di tengah jam pelayanan. Suasana kian memanas setelah seorang warganet melayangkan teguran menohok di kolom komentar.

“Kau digaji pakai duit pajak rakyat, malah pakaian dinas dan jam dinas live konten dan nyanyi,” kritik pedas salah seorang warganet. Alih-alih mawas diri, salah satu oknum ASN justru merespons teguran tersebut dengan nada defensif yang makin memantik amarah publik. “Woy kami ini masyarakat juga lah. Kami ini juga bayar pajak. Dikiranya kita ini bukan rakyat juga kah? Kami ini bayar pajak juga,” balas oknum ASN tersebut dalam siaran langsungnya.

Advertisement

Sontak, rekaman interaksi tersebut menyebar luas dan menuai kritik tajam atas etika serta profesionalisme abdi negara. Menyadari gelombang kecaman yang tak terbendung, kedua ASN tersebut, termasuk salah satunya yang bernama Yolanda, akhirnya mengunggah video klarifikasi untuk menyampaikan penyesalan mendalam.

“Dengan ini kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kotawaringin Timur atas perbuatan kami melakukan siaran langsung melalui media sosial TikTok pada saat jam dinas, serta atas ucapan atau perkataan yang saya sampaikan dalam siaran tersebut yang telah menimbulkan rasa tersinggung, ketidaknyamanan, dan reaksi dari berbagai pihak,” tutur Yolanda mengakui kesalahannya. Rekan di sebelahnya pun menimpali bahwa perbuatan mereka telah mencoreng marwah instansi dan berjanji tidak akan mengulangi kelalaian serupa di masa mendatang.

“Kami menyadari sepenuhnya bahwa perbuatan dan perkataan tersebut tidak sepatutnya dilakukan, terlebih pada saat jam dinas, serta tidak mencerminkan sikap, etika, tanggung jawab, dan profesionalisme sebagai seorang pegawai. Kami menyesali perbuatan tersebut dan memohon maaf atas dampak yang ditimbulkan,” ungkap rekannya memungkas penyesalan mereka. (*)

Advertisement
Editor : Indra Zakaria
Sumber : Kalteng Pos
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
ProkalIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Hujan Datang di Kotim, Hotspot Turun, Tapi Kawasan Pesisir dan Bawah Tanah Gambut Masih Membara

Hujan Datang di Kotim, Hotspot Turun, Tapi Kawasan Pesisir dan Bawah Tanah Gambut Masih Membara

Angka pemantauan titik panas (hotspot) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai menunjukkan tren penurunan. Berdasarkan data terbaru BM

Korupsi Dana Hibah KPU Kotim: Kejati Garap 24 Saksi, Kerugian Negara Ditaksir Rp10 Miliar

Korupsi Dana Hibah KPU Kotim: Kejati Garap 24 Saksi, Kerugian Negara Ditaksir Rp10 Miliar

Penyidik Kejati Kalteng memeriksa saksi dugaan korupsi KPU Kotim.(Penkum)

Hujan Mulai Mengintai Kotim, Risiko Karhutla Diprediksi Turun Drastis!

Hujan Mulai Mengintai Kotim, Risiko Karhutla Diprediksi Turun Drastis!

Peta informasi prakiraan potensi pertumbuhan awan hujan di Kotawaringin Timur menunjukkan potensi hujan tinggi. (BMKG)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer